in

Bupati Agus Setyawan Minta Petani Kopi Tidak Panen Jotos

Bupati Temanggung, Agus Setyawan menghadiri agenda tahunan bertajuk Festival Petik Merah Kopi Robusta Gemawang ke-4, di Lapangan Sasem, Desa Gemawang, Kecamatan Gemawang, Kamis (17/7/2025). (Foto : temanggungkab.go.id)

 

HALO TEMANGGUNG – Bupati Temanggung, Agus Setyawan meminta agar petani kopi terus mempertahankan kualitas panenan mereka dengan metode petik merah. Artinya, mereka harus menghindari pola panen saat buah dalam kondisi warna hijau alias jotos (ijo atos).

Meski nilai tawar produk kopi lokal Temanggung di kancah nasional, maupun internasional saat ini tengah dalam tren positif, saat ini Indonesia sendiri memiliki pesaing yang cukup kompetitif, seperti Brazil, Chili, dan Vietnam yang terus melakukan langkah pengembangan.

Hal itu disampaikan Agus Setyawan, saat menghadiri agenda tahunan bertajuk Festival Petik Merah Kopi Robusta Gemawang yang ke-4, di Lapangan Sasem, Desa/Kecamatan Gemawang, pada Kamis (17/7/2025).

“Jangan sampai kita kalah kompetitif dengan negara sentra kopi lain di dunia. Hindari panen jotos, tetap petik saat buah kopi sudah berwarna merah,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Berkaca pada perkembangan situasi lapangan, Agus menyebut, bahwa pemerintah daerah tidak hanya intens terkait masalah kualitas barang saja, akan tetapi, juga bagaimana mengoptimalkan masalah branding produk.

“Kita juga harus mulai membranding kopi Temanggung agar bisa lebih mendunia lagi. Salah satu langkahnya adalah dengan mengikuti berbagai ekspo atau pameran di luar daerah, sehingga bergaining, serta positioning produk kopi lokal menjadi lebih baik,” kata dia. (HS-08)

Lantik PPDI, Bupati Temanggung Tekankan Pengabdian Warisan Tak Ternilai

Wapres Minta Penerima BSU Gunakan Dana untuk Kegiatan Produktif