HALO KENDAL – Mekanisme pembayaran pelatih dan atlet Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) biasanya melibatkan pencairan dana hibah atau anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah daerah, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) atau Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Dana atau anggaran tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk uang pembinaan, transportasi, dan fasilitas latihan cabang olahraga (cabor).
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kendal, Sunari Sofyan, di sela kegiatan penjelasan Mekanisme Pembayaran Dana Puslatkab, oleh KONI kepada bendahara cabor, di gedung KONI Kendal, kompleks Stadion Utama Kendal, Rabu (2/7/2025).
Hadir dalam kegiatan, Sekretaris Umum, S Wahyu Widayanto, Wakil Sekretaris, Nur Fais Subasono, Bendahara Umum, Untung Prihantono, Wakil Bendahara, M Ragil Saputra, dan Bidang Litbang, M Qinan Nakhur, serta para pengurus cabor.
Dijelaskan, awal pembayaran dana Puslatkab disalurkan melalui bendahara cabor, namun pada perkembangan ada perubahan, yaitu pengiriman atau penyaluran dana transfer Puslatkab melalui rekening pribadi pelatih dan rek pribadi atlet.
“Sehingga wajib bagi para atlet dan pelatih cabang olahraga untuk membuka rekening yang telah ditentukan oleh KONI Kabupaten Kendal. Maka pelatih dan bendahara cabang olahraga kami minta untuk segera menginformasikan kepada para atletnya dan kami beri waktu satu pekan,” jelas Sunari.
Dalam kegiatan yang digelar tiga sesi, dirinya juga berpesan kepada para cabor, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran Puslatkab.
“Dengan adanya keseragaman ini, KONI dan Disporapar Kendal harus memastikan bahwa hak-hak atlet dan pelatih terpenuhi, termasuk pemberian uang pembinaan, fasilitas, dan jaminan sosialnya,” tandas Sunari.
Bendahara Umum KONI Kendal, Untung Prihantono menjelaskan, pembayaran uang saku Puslatkab akan ditransfer langsung ke rekening 504 atlet dan 90 pelatih.
“Untuk cabang olahraga unggulan satu akan didistribusikan mulai bulan Juli ini, karena puslatkab selama lima bulan,” jelasnya.
Sementara Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi menegaskan, KONI sebagai organisasi yang menaungi berbagai cabang olahraga, berperan aktif dalam menyelenggarakan dan mendukung program Puslatkab.
Dirinya juga berharap, Puslatkab menjadi wadah utama bagi atlet-atlet untuk berlatih, menerima program pelatihan dari pelatih, dan mendapatkan fasilitas yang diperlukan untuk meningkatkan performa dalam persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Porprov 2025, dan Porprov Jateng XVII, yang akan dilaksanakan di Semarang Raya pada 2026 mendatang.
“Diharapkan, dengan adanya pemusatan latihan ini, nantinya apa yang ditargetkan oleh Bupati Kendal, yaitu Kontingen Kabupaten Kendal bisa masuk lima besar dalam ajang Porprov Semarang Raya 2026 bisa tercapai. Apalagi Kendal sebagai salah satu tuan rumah,” ungkap Subur Isnadi. (HS-06)