in

Anak Muda Emas, Wakil Ketua II DPRD Jateng Tekankan Pentingnya Literasi Bisnis

Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko.

HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menegaskan pentingnya literasi bisnis bagi generasi muda sebagai kunci memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas kemandirian anak-anak muda di era persaingan global saat ini.

Dalam wawancara khusus, Heri menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin terbuka seharusnya menjadi peluang bagi generasi muda untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen dan pelaku usaha yang tangguh.

“Literasi bisnis bukan hanya soal bisa dagang atau buka toko online. Ini soal mindset, soal kemampuan merancang, memimpin, dan membaca peluang. Generasi muda harus dibekali dengan keterampilan berpikir strategis dan etika usaha sejak dini,” ujar politisi Partai Gerindra Jateng ini (29/06/2025).

Foto ilustrasi.

Ia juga menambahkan bahwa banyak anak muda saat ini terjebak pada pola konsumtif akibat arus media sosial, sementara potensi mereka dalam menciptakan inovasi bisnis masih sangat besar dan belum tergarap optimal.

Menurut Heri, Pemerintah Daerah bersama DPRD terus berupaya mendorong lahirnya ekosistem yang mendukung tumbuhnya wirausaha muda, termasuk melalui pelatihan, fasilitasi permodalan, serta kemitraan dengan pelaku usaha lokal.

“Kami mendorong program-program pelatihan kewirausahaan yang tidak sekadar seremonial, tapi membumi dan menjawab kebutuhan pasar. Anak muda harus tahu bagaimana membaca pasar, mengelola keuangan, dan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat bisnisnya,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa literasi bisnis harus didukung dari hulu ke hilir, termasuk dalam kurikulum pendidikan formal maupun non-formal.

Heri berharap, ke depan Jawa Tengah dapat menjadi lumbung wirausahawan muda yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Bisnis itu bukan sekadar cari untung, tapi juga harus punya nilai. Anak-anak muda kita harus jadi motor perubahan yang tidak hanya kaya secara materi, tapi juga punya tanggung jawab sosial,” tutupnya.

Dengan dorongan ini, diharapkan generasi muda Jawa Tengah mampu menjadi pelaku perubahan yang membangun masa depan ekonomi daerah yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi.(HS)

Kemenperin Gelar Edukasi Slow Fashion Dukung Industri Kecil Menengah

Poster Bertuliskan ‘Dewan Brengos’ Terpasang di depan Kantor DPRD Kendal