in

Ribuan Hektare Tanaman Padi di Kendal Terdampak Banjir

Tanaman padi di Kendal yang terdampak banjir

HALO KENDAL – Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Kendal selama bulan Januari dan Februari 2025 berdampak pada ribuan hektare tanaman padi.

Berdasarkan data sementara dari Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal, tanaman padi yang terkena banjir sebanyak 1.689 hektare. Bahkan 279 hektare di antaranya sudah mengalami puso.

Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, pihaknya sedang mencarikan bantuan benih padi ke provinsi untuk mengganti tanaman padi yang mengalami puso.

“Tujuannya supaya produksi padi di Kendal tahun 2025 ini, tidak mengalami penurunan. Bantuan benih padi itu dari provinsi, karena di kabupaten tidak ada stok benih untuk bantuan tanaman padi yang terkena bencana atau puso,” ujarnya, Kamis (13/2/2025).

Pandu juga menyebut, sementara ini untuk penanganan darurat para petani memompa air untuk mengurangi genangan banjir di lahan tanaman padi yang terkena banjir.

Hal itu menurutnya, untuk menyelamatkan tanaman padi supaya tidak rusak atau mengalami puso.

“Untuk penanganan darurat, para petani menggunakan pompa untuk mengurangi genangan air supaya tanaman padinya tidak tenggelam,” ujarnya.

Pandu menambahkan, banjir juga menimpa ratusan hektare tanaman jagung dan puluhan hektare tanaman bawang merah di Kabupaten Kendal.

“Untuk tanaman jagung yang terkena banjir sebanyak 379 hektare dan yang mengalami puso sebanyak 27 hektare. Sedangkan bawang merah yang terkena banjir sebanyak 29 hektare,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu petani di Desa Tambakrejo, Kecamatan Patebon, Slamet mengaku masih beruntung, karena tanaman padinya sudah cukup tinggi, sehingga tidak terendam banjir.

Dikatakan, tanaman yang terendam banjir lebih dari satu minggu, biasanya akan rusak dan tidak bisa panen.

“Kalau kebanjiran sampai seminggu ya tanaman padinya rusak, jadi harus ditanami lagi,” kata Slamet. (HS-06)

 

Sosialisasikan Dana Desa 2025, Pemkab Grobogan Komitmen Bangun Desa dari Akar Rumput

Polres Batang Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2025 di SDN Proyonanggan 5 Batang