HALO KENDAL – Banjir kembali mengepung wilayah Kabupaten Kendal, terutama di Kecamatan Kendal. Banjir diakibatkan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi sejak Selasa – Kamis malam (28-30/1/2025).
Akibatnya, beberapa kelurahan di Kecamatan Kendal sejak Kamis (30/1) sampai dengan Jumat (31/1) terendam banjir.
Beberapa kelurahan di Kecamatan Kendal yang tergenang banjir di antaranya, Kelurahan Trompo, Kebondalem, Pegulon, Kalibuntu Wetan, Pekauman, Langenharjo, Patukangan, Ngilir, Balok, dan Kelurahan Bandengan.
Banjir di Kelurahan Langenharjo sendiri ada 40 RT yang terdampak. Lurah Langenharjo, Sutarjo menjelaskan, wilayah yang tergenang banjir mulai dari RW 1, RW 2, RW 5, kemudian wilayah RW 6 sampai 12.
“Ini sangat parah sekali, ada 40 RT dari sepuluh RW di Kelurahan Langenharjo yang tergenang banjir. Ketinggian air 40 – 50 sentimeter” jelasnya.
Sutarjo juga menyebut, pihaknya sudah berusaha mengatasi banjir dengan melakukan penyedotan air dengan meminjam mesin pompa.
“Kami sudah berusaha pinjam mesin pompa dari BPBD Kendal tadi malam, Kamis (30/1), tetapi hasilnya kurang maksimal, dan air masih menggenang di permukiman,” ungkapnya.
Salah seorang warga di RW 10, Risna Dian mengaku, rumahnya kemasukan air setinggi 20 sentimeter.
“Ini yang parah sekali. Biasanya nggak sampai masuk begini,” ujarnya.
Sementara, Ketua RW 6 Didik Junaidi yang membawahi wilayah RSS Langenharjo mengatakan, seluruh wilayah perumahan terdampak banjir. Namun yang terparah yaitu Blok G, Blok H dan BTN.
“Semua perumahan rata tergenang banjir, tapi masing-masing ketinggiannya. Kalau yang paling parah di RSS Blok G, kemudian Blok H dan di Perum BTN,” ujarnya saat dikonfirmasi. (HS-06)