HALO SEMARANG – Jasa Marga menyebutkan puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025 diprediksi terjadi pada Rabu (1/1/2025).
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana menjelaskan, terkait puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025 pada 1 Januari 2024. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk menghindari perjalanan di waktu puncak, serta menghindari perjalanan di waktu favorit seperti pada pagi hari dan malam hari untuk menghadapi penumpukan kendaraan,” katanya, Senin (30/12/2024).
Di masa libur Nataru Jasa Marga mencatat adanya peningkatan kendaraan kembali dari arah Trans Jawa pada Minggu (29/12/2024) di GT Cikampek Utama, sebanyak 52.391 kendaraan meningkat 37,3 persen dari lalu lintas normal ada 38.154 kendaraan.
“Pada periode H-3 Tahun Baru 2025 atau Minggu, (29/12/2024) Jasa Marga mencatat lalu lintas kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat GT Utama sebanyak 136.242 kendaraan, atau meningkat 1,2 persen dari lalu lintas normal ada 134.562 kendaraan. Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan kendaraan menuju arah Timur yaitu Trans Jawa di GT Cikampek Utama, sebanyak 34.264 kendaraan meningkat 25,5 persen dari lalu lintas normal 27.302 kendaraan,” ujar Lisye.
Sementara, Jasa Marga mencatat sebanyak 642.172 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Libur Hari Natal 2024 yang jatuh pada Kamis-Minggu (26-29 Desember 2024).
“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas kendaraan dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung),” katanya.
Dengan total volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek, lanjut Lisye, angka ini meningkat 7,8 persen jika dibandingkan lalu lintas normal 595.854 kendaraan.
“Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 319.762 kendaraan atau 49,8 persen dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 168.447 kendaraan atau 26,2 persen dari arah Barat (Merak) dan 153.963 kendaraan atu 24,0 persen dari arah Selatan (Puncak),” terang Lisye.(HS)