HALO KENDAL – Sebanyak 800 burung mengikuti Festival Burung Berkicau Piala Dandim 0715 Kendal; yang dilaksanakan di Stadion Utama Kendal. Festival burung tingkat Regional Jawa Tengah ini diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Pekalongan, Pemalang dan daerah lainnya.
Dandim 0715/Kendal, Letkol Infanteri Ely Purwadi mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk merekatkan kembali masyarakat Kendal, paska sibuk dengan Pilkada lalu.
Dirinya berharap, masyarakat Kendal ke depan lebih bersatu dan bangkit di tahun 2025 supaya lebih maju.
“Kendal ini luar biasa dari masyarakatnya, sumber daya alamnya, sehingga butuh persatuan, kebersamaan dan gotong-royong untuk membangun Kendal menjadi lebih baik,” ungkap Dandim.
Sementara Sekjen Raja Garuda Nusantara, Asep DM selaku ketua panitia mengatakan, kegiatan ini digelar oleh Kodim 0715/Kendal bersama komunitas burung Raja Garuda Nusantara.
Menurutnya, kegiatan uga untuk menyatukan kembali para pecinta burung berkicau, yang memiliki perbedaan pilihan pada Pilkada lalu.
“Dandim Kendal ini luar biasa, merangkul teman-teman kicau mania yang hobi burung, dijadikan satu wadah, setelah Pilkada selesai, kita melebur lagi, kumpul bareng di lomba ini,” ujar Asep.
Dirinya menjelaskan, jenis burung yang dilombakan meliputi Murai Batu, Kacer, Cucak Hijau, Kenari dan Cendet.
“Adapun kriteria penilaian meliputi irama lagu, volume, gaya dan durasi. Para juara atau pemenang disediakan hadiah piala dan uang pembinaan,” jelas Asep.
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengapresiasi adanya kegiatan festival burung berkicau tingkat Jawa Tengah. Harapan ke depan, akan semakin banyak digelar event yang pesertanya dari berbagai daerah.
“Harapannya, lomba-lomba seperti ini lebih sering diselenggarakan, lebih banyak event lebih bagus, karena event yang mengundang banyak pengunjung dari luar Kabupaten Kendal, juga bisa memberikan dampak terhadap UMKM dan ekonomi di Kabupaten Kendal,” ujarnya. (HS-06)