HALO KENDAL – Setelah menjalani masa kritis, Baladiva Nisrina Maheswari, korban dugaan penusukan mantan pacar akhirnya meninggal dunia di RSUD dr H Soewondo Kendal.
Saat dikonfirmasi Kapolres Kendal, melalui Kasat Reskrim AKP Untung Setiyahadi membenarkan, jika korban dugaan penusukan yang dilakukan oleh mantan pacarnya pada Senin (29/7/2024) kemarin, telah meninggal dunia, Selasa sore (30/7/2024) sekira pukul 16.30 WIB.
“Korban menghembuskan napas terakhirnya diperkirakan sekitar pukul 16.30 sore di RSUD Kendal. Saat ini jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman,” ujarnya.
AKP Untung menjelaskan, pihaknya akan mendalami kasus ini lebih lanjut dan menunggu hasil observasi yang sedang dilakukan. Mengingat terduga pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa.
“Meski begitu, tidak lantas menjadikan alasan untuk terbebas dari jeratan hukum, karena kami masih melakukan observasi kepada pelaku selama tujuh hari untuk mengetahui kebenarannya. Bahkan nanti dokter yang memeriksa pelaku juga akan kami mintai keterangan juga,” jelasnya.
AKP Untung juga menyebut, untuk sementara pihaknya masih menerapkan pasal penganiayaan, yaitu pasal 351 ayat 2. “Namun karena korbannya meninggal dunia maka kami akan mendalami lebih jauh lagi dan meminta keterangan dari para ahli pada saat gelar perkara nanti. Hal itu untuk menentukan ada pasal tambahan atau tidak dalam kasus ini,” tandasnya.
Selain itu, menurut AKP Untung belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban, karena dokter yang memeriksa dan menangani korban masih dimintai keterangan.
“Dari sedikit keterangan dokternya ada luka di hatinya. Untuk lebih jelasnya, kita tunggu hasil pemeriksaan dokternya dulu,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, diduga karena ditolak balikan mantan pacar, terduga pelaku MG, warga Dukuh Pongangan Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal nekat menusuk korban Baladiva Nisrina Maheswari, warga Desa Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal.
Diduga MG melakukan aksinya dengan sebilah pisau dapur yang sudah dipersiapkan. Akibatnya hingga korban mengalami luka berat.(HS)