HALO SPORT – Bos Aprilia Racing Massimo Rivola tetap percaya bakat dan kecepatan Bez, sapaan akrab Marco Bezzecchi.
Bez akan menjadi partner Jorge Martin di tim pabrikan Aprilia mulai MotoGP 2025.
Musim ini mantan murid Valentino Rossi itu memang tak segarang MotoGP 2023.
Musim lalu pembalap tim VR46 itu memenangkan tiga balapan dan finis ketiga di bawah Pecco Bagnaia dan Martin.
Saat ini Bez sementara berada di peringkat ke-11.
Musim ini Marco kesulitan untuk merasa nyaman dengan motor GP23 dengan hanya satu podium dari tujuh seri balap yang telah digelar.
Dia menjadi pembalap GP23 terbaik keempat setelah Marc Marquez (Gresini/peringkat ketiga), rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio (urutan kesembilan) dan Alex Marquez (Gresini/ke-10).
’’Kami berharap kemampuan sesungguhnya Bez akan terlihat lagi tahun depan,’’ kata Rivola seperti dikutip dari Crash.
Massimo sama sekali tak meragukan kecepatan dan talenta Bez.
’’Ada tanda-tanda bakat yang tak diragukan lagi. Orang ini punya sesuatu yang istimewa,’’ tambahnya.
Menurut Rivola, selain teknis, ada faktor eksternal yang membuat seorang pembalap menurun.
’’Aspek yang rumit dan menyenangkan adalah menemukan apa sebenarnya rahasia menyelaraskan planet-planet,’’ jelasnya.
Dalam pandangan Rivola, Bez merupakan gabungkan elemen yang dimiliki Aleix Espargaro, Maverick Vinales, dan Martin.
Pada akhir musim ini Aleix akan pensiun dan Vinales hengkang ke tim satelit KTM mulai tahun depan.
’’Fokus kami tahun ini adalah terus mengembangkan motor. Kami perlu memahami apa yang mereka perlukan,’’ tuturnya.
Massimo optimistis duet Martin dan Bez merupakan pilihan terbaik. (HS-06)