HALO SEMARANG – Satreskrim Polrestabes Semarang terus melakukan penyelidikan terkait keracunan yang dialami puluhan warga Jalan Tandang RT 6 RW 10, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil lab makanan yang menjadi indikasi penyebab keracunan warga.
“Kami menunggu hasil laboratorium yang keluar nanti tanggal 15 Juni,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena, Kamis (13/6/2024).
Selain itu, polisi juga telah memeriksa delapan saksi. Para saksi tersebut terdiri dari pemilik katering dan para korban.
“Sementara saksi masih delapan orang yang diperiksa,” bebernya
Fakta lainnya, ternyata anak katering diduga juga ikut mengalami keracunan. Korban juga sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.
“Anak pemilik katering juga ikut dirawat di rumah sakit akibat kejadian itu,” jelasnya.
Sebelumnya, 20 warga harus dirawat di rumah sakit usai diduga alami keracunan setelah mengkonsumsi mi goreng di RT 6 RW 10 Tandang, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Keracunan itu bermula ketika acara arisan PKK yang dihadiri sekira 85 orang yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan anak-anak, Minggu (2/6/2024) sore.
Para korban baru merasakan keracunan pada keesokan harinya, Senin (3/6/2024) pagi. Dampak yang dialami warga yakni mengeluh mengalami sakit perut, pusing, mual-mual hingga muntah. (HS-06)