HALO SEMARANG – Imajinasi, kreativitas, dan kemampuan bercerita melalui gambar berpadu dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026 cabang Lomba Komik Strip yang digelar di Kampus IV Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Jalan Gajah Raya, Kota Semarang.
Sebanyak 23 mahasiswa dari 23 perguruan tinggi di Jawa Tengah dan sekitarnya bersaing menampilkan karya terbaik mereka. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk menuangkan gagasan melalui medium komik yang kini semakin populer di era digital.
Perguruan tinggi yang berpartisipasi antara lain Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Pancasakti Tegal, Universitas Tidar, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Universitas Widya Dharma Klaten, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Universitas An Nuur Purwodadi, Universitas Muhammadiyah Kudus, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Universitas Stikubank (Unisbank), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Amikom Yogyakarta, Universitas Muria Kudus, Universitas Harkat Negeri Tegal, dan Universitas Sebelas Maret (UNS).
Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan lomba. Menurutnya, Peksimida bukan sekadar kompetisi untuk menentukan juara, melainkan wadah pengembangan potensi mahasiswa di bidang seni dan kreativitas.
“Ajang ini bukan sekadar menentukan siapa yang menjadi pemenang, tetapi menjadi ruang aktualisasi diri, ruang pembelajaran, ruang kolaborasi, dan ruang perjumpaan berbagai kreativitas mahasiswa,” ujar Sapto.
Ia menilai, dunia pendidikan tinggi tidak hanya bertugas membentuk kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan daya inovasi yang menjadi bekal penting di dunia kerja.
“Kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh keterampilan, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi. Kami yakin para peserta yang hadir adalah talenta-talenta terbaik dari kampus masing-masing,” katanya.
Sapto optimistis, melalui ajang seperti Peksimida akan lahir generasi kreator muda Indonesia yang mampu menghasilkan karya berkualitas dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir calon-calon kreator masa depan Indonesia yang mampu membawa karya-karya terbaiknya ke panggung yang lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Komik Strip Peksimida 2026, Maria Ulfa, menjelaskan proses pendaftaran telah dibuka sejak 23 Mei hingga 23 Juni 2026. Peserta diberi kebebasan memilih format karya, mulai dari webtoon, komik strip untuk Instagram maksimal 10 slide, hingga karya dalam media cetak ukuran A4.
Menurutnya, dewan juri menilai karya berdasarkan sejumlah aspek, yakni kesesuaian tema sebesar 15 persen, komunikatif 25 persen, penguasaan teknis visualisasi 30 persen, serta keunikan dan orisinalitas karya 30 persen.
“Penilaian tidak hanya melihat kualitas gambar, tetapi juga bagaimana peserta mampu menyampaikan pesan melalui alur cerita yang menarik dan memiliki nilai kreativitas tinggi,” jelas Maria.
Pada akhir kompetisi, panitia memberikan penghargaan kepada Juara I, Juara II, Juara III, serta Juara Harapan I, II, dan III. Para pemenang selanjutnya dipersiapkan untuk mewakili Jawa Tengah pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026.
Melalui penyelenggaraan lomba ini, UPGRIS bersama Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengekspresikan gagasan melalui karya visual. Di tengah berkembangnya industri kreatif dan konten digital, komik strip dinilai menjadi salah satu media yang efektif untuk menyampaikan pesan, membangun literasi visual, sekaligus membuka peluang lahirnya kreator-kreator muda yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.(HS)


