HALO SEMARANG – Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Tengah I bersama Tax Center Universitas Pancasakti (UPS) menggelar seminar nasional “Kiat-Kiat Sukses Ekspor” di Aula II Kampus II UPS, Tegal. Kegiatan seminar tersebut diikuti oleh 300 mahasiswa yang bergabung secara hybrid selama satu hari, belum lama ini.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk konkret kolaborasi kegiatan Kemenkeu Satu Jawa Tengah
kepada masyarakat. Diharapkan, muncul eksportir-eksportir dari kalangan kampus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Dalam kegiatan ini, diberikan tiga materi dari tiga narasumber yaitu kiat-kiat sukses ekspor oleh Iffan Izzulhaq yang merupakan perwakilan dari Ekspor.Id dan Bea Cukai, branding produk dalam rangka ekspor oleh Mukhamad Wisnu Nagoro yang merupakan pengelola media sosial sekaligus konten kreator dari Kanwil DJP Jawa Tengah I, dan aspek dasar perpajakan atas ekspor oleh Santosa yang merupakan Penyuluh Pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tegal.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPS Dr. Dien Noviany R menyampaikan, apresiasinya kepada DJP dan Kemenkeu Satu Jawa Tengah.
“Terima kasih kami sampaikan khususnya kepada DJP dan para narasumber yang sudah berkenan mengisi kegiatan ini meskipun di bulan Ramadan,” ungkapnya, yang sekaligus juga membuka acara seminar.
Selanjutnya, Ketua Tax Center UPS Amirah menyampaikan, bahwa menekankan pentingnya wawasan tambahan yang harus dimiliki oleh
mahasiswa seperti pengetahuan tentang ekspor dan aspek legalitasnya.
“Perlu kita pelajari hal-hal seperti ini agar wawasan kita nantinya lebih luas lagi sebagai bekal terjun ke masyarakat kelak,” ungkapnya.
“Lebih lagi, saya berharap nantinya bisa mencetak eksportir dari lulusan FEB UPS,” imbuhnya.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari masing- masing narasumber. Dari tiga narasumber, muncul ada dua belas pertanyaan saat dibuka pada sesi diskusi. Dalam sesi diskusi ini sebagai moderator yakni Ibnu Muttaqin, bertugas mengawal jalannya acara sejak awal hingga selesai. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan peserta, diantaranya, adalah bagaimana peran dari Kemenkeu pada pengembangan ekspor di Indonesia.
“Kemenkeu sebagai instansi pemerintah pengelola keuangan tentu memiliki berbagai program yang mendorong terciptanya iklim ekspor di Indonesia, seperti membuat klinik ekspor yang ada pada setiap Kantor Bea Cukai, lalu Business Development Services (BDS) yang dimiliki oleh DJP dan masih banyak lagi,” ungkap Izzul, salah satu pemateri seminar menerangkan kepada penanya.
Terakhir acara dipungkasi dengan pemberian cendera mata dari UPS kepada narasumber seminar dan foto bersama. (HS-06)