PUNYA ketertarikan dengan dunia industri pariwisata dan kuliner, membuat cewek cantik asal Kota Lunpia ini ingin ikut berperan mempromosikan potensi wisata Kota Semarang. Dia adalah Deo Galih P, yang saat ini berkarir sebagai Public Relations di hotel @Hom Semarang.
Selain, sehari-hari bekerja di sektor perhotelan, ternyata cewek kelahiran 1997 tersebut juga memiliki kesibukan positif lainnya di media sosial. Setidaknya di sela-sela kesibukannya atau saat liburan, dia memanfaatkan waktu luangnya untuk mereview atau mengulas yang berhubungan dengan topik makanan, dan tempat usaha seperti rumah makan, dan kafe. Ya, Deo, sapaan akrabnya memang ingin ikut mempromosikan potensi wisata Kota Semarang melalui kulinernya dengan mengunggahnya di akun media sisial.
“Awalnya saya mulai senang dengan kulineran sejak setelah pandemi, karena banyak tempat makan dari yang sederhana sampai yang mewah punya rasa yang tidak kalah dengan restoran mewah. Warga Kota Semarang kan banyak yang gemar kulineran ya, jadinya aku semakin sadar bahwa dunia pariwisata di Kota Semarang perlu dukungan dari kratifitas anak muda, khususnya seperti saya,” kata Deo, yang juga punya hobi travelling ini, Minggu (7/1/2024).
Dikatakan Deo, dirinya pun mengaku bahwa peran media sosial (medsos) kini membawanya semakin aktif dalam mempromosikan industri pariwisata yang ada di Kota Semarang, sebagai bentuk dukungan untuk para pemilik bisnis kuliner.
“Saat libur, yang mungkin hanya ada waktu dua hari dalam sepekan, saya maksimalkan kreatifitas sekaligus untuk merefresh diri setelah aktivitas sebagai pekerja bidang perhotelan, yakni dengan cara mencoba membagikan rekomendasi kuliner di Kota Semarang melalui Instagram @dheogalihp,” imbuhnya.
“Saya rasa Instagram aku bukan untuk aku saja sih sekarang, aku memang punya cita-cita untuk mengenalkan Kota Semarang kepada followersku,” sambung pemilik follower sekitar 3.000an tersebut.
Bahkan, bagi dirinya Kota Semarang sangat spesial, yang saat ini sudah jadi tempat wisata dan jujugan wisatawan, baik lokal maupun asing. Banyak di antara mereka, datang ke Kota Semarang hanya untuk mencari beragam kuliner. “Kalau ada followerku dari luar Jawa atau luar Kota Semarang yang lagi berlibur ke Semarang, aku selalu kasih masukan ke mereka untuk cobain kuliner khas di kota ini,“ ungkap Deo.
Dengan langkah kecil seperti yang dilakukan, menurut Deo menjadi wujud komitmen dirinya untuk terus mengajak generasi milenial supaya terlibat mendukung dunia pariwisata di Kota semarang. Tujuannya agar Kota Semarang semakin dikenal dan dicintai oleh wisatawan. “Dan generasi milenial bisa ikut berperan memperkenalkan Kota Semarang sesuai dengan bidang dan pekerjaannya masing-masing. Jadi kalau semua warga dan generasi muda sadar dan bersama-sama ikut berperan, saya yakin Kota Semarang bisa jadi jujugan wisatawan dan makin terkenal di mancanegara,” pungkas Deo.(HS)