HALO SEMARANG – Selama 2023 ini, Polri telah membina 3.490 usaha mikro kecil menengah (UMKM) Bhayangkari se-Indonesia.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pembinaan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk ikut menjaga pasar domestik.
“Guna menjaga pasar domestik, Polri juga berupaya untuk memperkuat UMKM,” kata Kapolri, dalam pemaparan Rilis Akhir Tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta, Rabu (27/12/2023)
Kapolri memaparkan, lewat Bhayangkari, sebanyak 3.490 UMKM se-Indonesia telah dilakukan pembinaan.
“Terhadap para UMKM binaan tersebut, kami berupaya meningkatkan kemampuan marketing usaha mereka dengan menyelenggarakan lomba vlog, tiktok dan instagram, serta melakukan peningkatan literasi keuangan,” ujar Kapolri, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Kemudian, kata Sigit, Polri telah bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan perbankan, untuk memberikan bantuan modal pengembangan UMKM.
“Serta menggelar kegiatan Kreasi Bhayangkari Nusantara 2023, di mana kegiatan tersebut diikuti oleh 400 lebih pelaku UMKM,” kata Kapolri.
Sementara itu terkait kinerja, dalam pemaparan oleh Kapolri itu, ditayangkan pula video tentang kaleidoskop sejumlah catatan penting, dalam rangka menyukseskan agenda nasional dan internasional, serta memastikan stabilitas dalam negeri hingga menyongsong pesta demokrasi Pemilu 2024.
Kapolri mengungkapkan, penyampaian laporan capaian kinerja Polri sepanjang 2023 merupakan wujud transparansi atau keterbukaan Korps Bhayangkara terhadap masyarakat Indonesia.
“Kegiatan ini adalah momentum bagi Polri untuk melaporkan capaian kinerja sepanjang tahun 2023 dan sekaligus merupakan wujud akuntabilitas serta transparansi kami kepada masyarakat, sebagaimana Transformasi Menuju Polri yang Presisi,” kata Sigit.
Dalam kegiatan ini, turut hadir Wakapolri Komjen Agus Andrianto, Kabareskrim Komjen Wahyu Widada, Irwasum Komjen Ahmad Dofiri, dan Dankor Brimob Komjen Imam Widodo.
Selain itu turut hadir, As SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo, As Log Kapolri Irjen Argo Yuwono, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugraha, dan para pejabat utama (PJU) Mabes Polri lainnya. (HS-08)