in

Hysteria Gelar Buah Tangan Edisi 28, Hadirkan Pengalaman & Proses Berkarya Isrol MediaLegal

Foto ilustrasi karya Isrol MediaLegal.

HALO SEMARANG – Kolektif Hysteria akan menyelenggarakan diskusi Buah Tangan Edisi 28 “CERITA DARI KEI – Pengalaman & Proses Berkarya Isrol MediaLegal” dengan menghadirkan pembicara utama Isrol Medialegal. Kagiatan yang akan dimoderatori Nilam Cahya dan pembicara lain, Akbar Walkink serta Namex Irfan tersebut akan dilaksanakan Selasa, 31 Oktober 2023 di Grobak Art Kos I Hysteria, Jl Stonen No 29, Bendan Ngisor, Gajahmungkur, Semarang pukul 19.30 s/d 21.000.

Isrol Medialegal adalah seorang seniman yang terlibat aktif dalam ekspresi sosial dan aktivisme melalui seni sejak tahun 2000. Intensitas partisipasi dalam berbagai komunitas seniman yang mendukung pemberdayaan, pendidikan, dan ekspresi demokratis, karya seni Isrol bertujuan untuk mengeksplorasi dan menyoroti persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia secara khusus dan masyarakat global secara umum. Isrol belajar seni secara otodidak dan mengaplikasikan eksprtesi seninya pada berbagai media: ukiran kayu (woodcut), stencil, lukisan dinding (mural), ataupun bentuk merchandise lainnya.

Isrol Medialegal sendiri telah malang melintang dalam dunia street art belasan tahun lalu. awal karirnya banyak dihabiskan di Jakarta, namun belakangan ia memilih tinggal di Jogja untuk mengembangkan kemampuan seni pada dirinya. Isrol terlibat di berbagai project menarik mulai dari jalanan, galeri, hingga kampung kota mapun daerah rural. Sekarang lebih dikenal sebagai spesialis stencil dengan semangat elaborasi isu kepedulian sosial yang kuat. Karya-karyanya banyak mengolah fenomena keseharian dan orang-orang di sekitarnya, terutama yang mempunyai perhatian pada fenomena sosial tertentu, misalnya ketimpangan dan ketidakadilan. dalam Buah Tangan ini selain ia akan bercerita pengalamannya di Kei, Maluku, ia juga memamerkan sepilihan arsip dan cetak karyanya.

Buah Tangan sendiri merupakan kegiatan berbagi oleh-oleh berupa informasi, pengetahuan, dan inspirasi dari sosok yang mendapatkan pengalaman menarik tentang dunia seni dan kreatifitas. Berbeda dengan buah tangan sebelumnya yang hanya fokus pada cerita, kali ini dalam penyelenggaraannya ditampilkan showcase dari aktivitas pelakunya.(HS)

Tim Futsal USM Juara Dinus Competition 2023

Hardjanto, Pelukis dari Yogyakarta yang Doakan Prabowo Menjadi Presiden