in

Lagi, Bandara Ahmad Yani Semarang Raih Penghargaan ASQ Award Tahun 2022

Suasana Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang baru-baru ini.

HALO SEMARANG – PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang berhasil meraih penghargaan tingkat dunia dalam ajang Airport Service Quality Awards 2022 (ASQ Awards 2022) yang diselenggarakan oleh organisasi pengelola bandara di dunia yakni Airports Council International (ACI).

Bahkan, penghargaan ini menjadi penghargaan ASQ Awards yang ketiga kalinya dalam kategori Best Airport by Size and Region 2-5 million passenger per year in Asia Pacific) yang diperoleh oleh Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang secara berturut-turut sejak tahun 2020.

Acara penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di tengah agenda ACI Customer Experience Global Summit (ACI CEGS) yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan, belum lama ini.

Sebelumnya, pengumuman pemenang ASQ Awards 2022 telah dilaksanakan pada awal Maret 2023 lalu.

General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada menyampaikan, bahwa merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang berhasil kembali diraih oleh Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

“Tentunya keberhasilan ini merupakan wujud dari kolaborasi dan kerjasama seluruh stakeholder di bandara dalam memberikan layanan prima kepada seluruh pengguna jasa,” ujarnya.

Selain Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, terdapat tujuh bandara PT Angkasa Pura I lainnya yang turut menerima penghargaan ASQ Awards 2022 antara lain, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan lima penghargaan, Bandara Pattimura Ambon dengan empat penghargaan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan dua penghargaan, Bandara Juanda Surabaya dengan dua penghargaan, Bandara Internasional Yogyakarta dengan dua penghargaan, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan satu penghargaan dan Bandara Adi Soemarmo Solo dengan satu penghargaan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi menyampaikan, bahwa dirinya mewakili seluruh insan Angkasa Pura I merasa sangat bangga dan sekaligus terharu saat menerima penghargaan secara langsung.

“Ada sebanyak 18 penghargaan yang berhasil diraih oleh delapan bandara kami tersebut merupakan sebuah capaian bersejarah bagi Angkasa Pura I. Prestasi yang sangat luar biasa ini merupakan wujud apresiasi, pengakuan, dan bukti nyata dari upaya kami dalam menepati komitmen pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa bandara,” ujar Faik Fahmi.

“Capaian bersejarah tersebut juga merupakan salah satu buah manis dari optimalisasi tiga hal utama dalam pelayanan, yakni people, process, and technology. Integrasi tiga hal tersebut pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan standar layanan atau level of service, yang pada akhirnya membawa dampak positif terhadap peningkatan kepuasan pelanggan,” sambung Faik Fahmi.

ASQ Awards merupakan satu-satunya program pengukuran tingkat kepuasan pengguna jasa bandara yang diselenggarakan oleh organisasi kebandarudaraan dunia yang berbasis di Montreal, Kanada, yaitu Airports Council International (ACI).

ASQ Awards merupakan wujud pengakuan kepada pengelola bandara-bandara di dunia yang mampu memberikan customer experience atau pengalaman pelanggan terbaik yang didasarkan atas suara pengguna jasa bandara. Penghargaan ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2006, serta saat ini melibatkan 400 bandara di 95 negara di dunia.

Dikutip dari rilis resmi ACI, Director General ACI World, Luis Felipe de Oliveira juga menyatakan, bahwa pentingnya pelayanan pelanggan di bandara.

“Pengguna jasa bandara adalah inti dari segalanya, yang dalam hal ini tercermin dari setiap aspek program penilaian dalam Airport Service Quality (ASQ). Hasil penilaian dari pengguna jasa bandara juga telah menunjukkan dan mengakui berbagai upaya yang telah dilakukan para pengelola bandara dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang berkesan,” pungkasnya. (HS-06)

 

TPA Jatibarang Terbakar, Damkar Minta Aktivitas Keluar-Masuk Sampah Dihentikan

Antisipasi Banjir, Pemerintah Kota Semarang Kebut Pengerjaan Drainase