in

Kita Pemuda, Ajang Kompetisi Pemuda Kreatif Dan Berprestasi Tingkat Kota Semarang

Ketua Dekranasda Kota Semarang, Alwin Basri

HALO SEMARANG – Untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang diperingati tiap tanggal 28 Oktober, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Semarang bersama Pemkot Semarang akan menggelar Kita Pemuda (Kompetisi Kreativitas dan Kepedulian Kawula Muda) Kota Semarang. Acara ini untuk mencari dan memilih pemuda berprestasi dan memiliki kemampuan sebagai pelopor di tingkat Kota Semarang.

Kegiatan juga menggandeng Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Semarang, Karang Taruna Kota Semarang, dan beberapa unsur organisasi kepemudaan lain.

Ketua Dekranasda Kota Semarang, Alwin Basri mengatakan, dalam lomba pemuda hebat ini ada empat kategori yang diperlombakan, yakni yang berhubungan dengan dunia pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan kreativitas.

Lomba akan diikuti oleh perwakilan 177 kelurahan dari 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang. Setiap Kelurahan mengirimkan empat peserta sesuai kategori lomba yang ada. Nantinya dari setiap kelurahan akan disaring lagi di tingkat kecamatan. Setelah lolos di tingkat kecamatan, maka akan diseleksi lagi untuk masuk ke penilaian tingkat kota.

“Pesan dari Bu Wali (Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu-red) ajang ini untuk mencari pemuda yang berprestasi dan memiliki jiwa kepeloporan. Setelah ini di tingkat provinsi juga ada lomba yang sama, dan yang terpilih di tingkat kota akan dikirim ke tingkat nasional. Jadi kita menyiapkan pemuda yang bisa mewakili Kota Semarang untuk bersaing sebagai Pemuda Pelopor tingkat nasional,” ungkapnya saat launching Kompetisi Kreativitas dan Kepedulian Kawula Muda Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Rabu (6/9/2023).

Alwin Basri mengatakan, untuk hadiah lomba Kita Pemuda untuk juara adalah Rp 5.000.000, runner-up Rp 4.000.000, dan peringkat ketiga Rp 3.000.000. Hadiah tersebut terbagi untuk masing-masing kategori.

Nantinya setelah perlombaan selesai, maka para pemenang akan dijadikan role model di masing-masing kelurahan. Tujuannya untuk mendorong pemuda lainnya agar ikut aktif di tiap lingkungan.

“Ini akan berkelanjutan sehingga pemenangnya nanti akan menjadi role model bagi kelurahan lain agar bisa mendorong pemuda yang ada di dalamnya untuk aktif,” pungkasnya.

Sementara Ketua Panitia Kita Pemuda, Gasca Askara Sanskritama mengatakan, Kita Pemuda Kota Semarang adalah kompetisi pemuda dalam rangka bulan Pemuda yang menampilkan kecerdasan, kreativitas, kemandirian, gotong royong, yang secara konkret menginspirasi pemuda dan masyarakat di sekitar.

Khususnya untuk melakukan terobosan, tindakan dan perilaku menjadi suatu karya nyata yang berkualitas dan dilaksanakan secara konsisten yang dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar.

“Hal ini untuk menggelorakan semangat berkarya di kalangan pemuda, menemukan pemuda yang memiliki potensi karya inovasi, serta mewujudkan pemuda yang mampu merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah. Maka kami ingin memberikan penghargaan kepada para pemuda yang dinilai telah memenuhi persyaratan dan kriteria sebagai Pemuda Hebat dari Kompetisi Kita Pemuda Kota Semarang,” katanya.

Syarat peserta adalah pemuda berusia 16 (enam belas) sampai 29 (dua puluh sembilan) tahun pada tanggal 28 Oktober 2023, yang dibuktikan dengan KTP Kota Semarang/Kartu Identitas Anak. Selain itu peserta juga tidak pernah melakukan perbuatan tercela, atau merugikan masyarakat dan/atau lingkungan, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepolisian Sektor setempat. Selain itu peserta juga harus menyertakan surat keterangan dari pihak kelurahan terkait kegiatannya.

“Calon peserta kompetisi Kita Pemuda Kota Semarang adalah pemuda yang diusulkan oleh kelurahan tempat domisili yang bersangkutan, dibuktikan surat keterangan kelurahan. Juga memiliki karya nyata yang berkualitas dan dilaksanakan secara konsisten serta dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” paparnya.

Ditambahkan, para peserta nantinya diwajibkan membuat profil peserta dalam bentuk proposal dan video profil yang dikirim melalui link pengiriman yang disiapkan panitia. Selain itu video peserta juga diunggah di akun Instagram masing-masing.

Sebagai informasi, ada empat kategori dalam kompetisi ini, yaitu Kita Pemuda Pendidikan (ikut memberikan inovasi dalam bidang pendidikan seperti wajar 12 tahun, kurikulum Merdeka, dll), Kita Pemuda Kesehatan (ikut menggelorakan program penanganan stunting, demam berdarah, angka kematian ibu, angka kematian bayi, dll), Kita Pemuda Ketahanan Pangan (ikut menggelorakan program pertanian, urban farming, pasar murah, pengendalian inflasi, dll), dan Kita Pemuda Kreatif dan Inovatif (ikut menggelorakan berbagai kegiatan lain seperti pemasaran UMKM lokal, sertifikasi halal, lingkungan, olahraga, seni budaya, pariwisata, teknologi informasi, perlindungan anak dan perempuan, dll).(HS)

Defisit Anggaran Kendal 2023 Sebesar Rp 125 Miliar Terungkap

Tiket PSIS vs Selangor Sudah Mulai Dijual