HALO SEMARANG – Suasana menarik terjadi di Bendungan Blancir, Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Minggu (3/9/2023). Sejak pagi di lokasi tersebut terlihat ramai dengan warga. Rupanya sedang digelar rangkaian acara puncak lomba Pitulasan, yang digelar warga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-78.
Berbagai lomba digelar. Seperti lomba meniti bambu, dengan diujung titian bambunya terdapat banyak berbagai hadiah menarik. Hadiah yang tergantung di atas bambu hanya ketinggian sekitar 2 meter itu beragam, mulai sepeda onthel, mesin cuci, kulkas, baju, kaos dan bermacam perlengkapan dapur. Dan ada dua titian bambu untuk peserta dengan hadiah yang sama.
“Saya sangat penasaran, ada lomba meniti bambu di atas air di Bendungan Blancir Pedurungan Kidul, saya menyempatkan untuk melihat dari dekat. Dan ternyata sangat meriah, banyak pengunjungnya dari warga tiga kelurahan,” terang Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita, didampingi anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Dyah Ratna Harimurti saat membuka acara lomba meniti bambu di atas air Bendungan Blancir, tersebut, Minggu (3/9/2023).
Ketiga wilayah kelurahan tersebut masing-masing adalah Kelurahan Plamongansari, kelurahan Pedurungan Kidul Kecamatan Pedurungan, dan Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang, Semarang. Jadi ada tiga kelurahan dari dua kecamatan yang ikut serta.
Pada kesempatan itu Mbak Ita juga dihibur ibu-ibu yang ikut lomba dan berupaya meniti bambu yang telah dilumuri pelicin. Tentunya, mereka pada berjatuhan di Bendungan Blancir yang ketinggiannya sekitar saty meter. Keseruan lomba itu membuat banyak pengunjung yang ikut terhibur dan berlangsung meriah.
Mbak Ita menyampaikan pesan, agar ibu-ibu yang memeriahkan gelaran meniti bambu di atas
air Bendungan Blancir ini, saat meninggalkan rumah sudah harus membereskan semua pekerjaannya dulu, sehingga kewajiban sebagai ibu rumah tangga tetap dilakukan dengan baik.
Mbak Ita juga menilai bahwa acara seperti ini bisa digelar rutin dan menjadi kalender tahunan. Dan, apalagi saat ini musim kemarau suasana panas, sehingga di sekitar Bendungan Blancir bisa dimanfaatkan untuk penghijauan. (HS-06)