HALO SEMARANG – Guna membantu promosi produk untuk pelaku UMKM, salah satu perusahaan logistik di Indonesia, Ninja Xpress bakal mengadakan pelatihan terkait pemasaran produk secara digital di Kota Semarang. Sebelumnya, pelatihan ini baru diadakan di beberapa wilayah sekitar Jabodetabek dan Jawa Barat kepada pemilik bisnis atau usaha UMKM.
Termasuk memberikan fasilitas berupa tempat studio, yang digunakan dalam pembuatan video dan foto produk. Memang saat ini studio tersebut masih berada di Jakarta, harapannya juga ada di kota-kota lainnya.
Manager Communication Ninja Xpress, Fityan mengatakan, dalam pelatihan pelaku UMKM dibekali dengan ketrampilan nantinya agar membuat kemasanan produknya terlihat lebih menarik.
“Para UMKM tidak punya foto, kadang hanya pakai handphone, akan kami bantu di program kreative solution produk umkm bisa mengirimkan produk dan kami buatkan, agar bisa diupload ke e -commers, social media untuk menjangkau pasar, lalu menggelar beberapa kali event untuk mempertemukan umkm masih tergolong baru dengan UMKM yang lebih besar sehingga terjadi sharing bisnis, bisa saling tanya jawab maupun belajar,” paparnya, baru-baru ini.
Sampai saat ini, total UMKM yang sudah memanfaatkan berupa layanan pembuatan foto, video produk di studio, sebanyak 8 ribu UMKM, sedangkan untuk produknya sendiri sebanyak 75 ribu produk.
“Yang kemudian paling sering ingin ditampilkan adalah untuk produk fashion, herbal, lalu food,” katanya.
Selain itu, sebanyak 60 UMKM memanfaatkan layanan endorsment.
“Delapan ribu kebanyakan UMKM didominasi yang berada wilayah Jawa Barat, dan Jabodetabek, lalu baru disusul Jateng dan DIY. Kalau Semarang, Jateng dan DIY baru ada 75 UMKM dari total 8 ribu itu,” ungkapnya.
Regional Manager Central Java NinjaExpres, Danan Kurnadi menjelaskan, Ninja Express memberikan pelatihan terkait dari sisi promosi baik untuk dishare di sosmed, maupun market place.
“Selain membuatkan video lyer UMKM kami juga bantu mereka sisi pengiriman ke konsumen menjadi mudah, yakni dengan sebuah aplikasi nantinya produk akan kami jemput sehingga tidak perlu repot saat akan mengirimkan produknya,” katanya.
“Untuk kota Semarang sendiri, pelatihan ini baru kita mulai, sebelumnya sudah jalan beberapa kota, di luar Semarang. Dan tahun ini semoga umkm bisa kita training dari awal sampai akhir, sesuai kategori produk,” sambungnya.
Adapun untuk produk UMKM yang paling banyak dicari pembeli online adalah fashion, aksesoris, kemudian knalpot di Kudus dan Jepara fashion berupa kerudung. Serta Semarang juga dominan produk fashion.
“Saat ini jumlah agen Ninja Xpress atau station di Jawa Tengah ada sekitar 50 cabang. Dengan mitra sebanyak ratusan mitra,”pungkasnya. (HS-06)