HALO SEMARANG – Kantor Kemenag Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi dan Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) binaan Penyuluh Agama Islam, di Desa Kuripan, Kecamatan Subah.
Kegiatan tersebut merupakan program dari Dirjen Bimas Islam Kemerag RI, sebagai implementasi 7 program prioritas Menteri Agama RI.
Kepala Kantor Kemenag Batang, Akhmad Farkhan, menyampaikan Desa Kuripan telah diterapkan sebagai rintisan Kampung Moderasi Beragama.
Hal ini merupakan kelanjutan dari penetapan sebelumnya, sebagai Desa Sadar Kerukunan.
“Penyuluh Agama sebagai garda terdepan Kemenag, wajib menyukseskan program penguatan moderasi beragama. Maka, penetapan rintisan Kampung Moderasi Beragama menjadi sangat strategis sebagai percontohan untuk ditularkan ke desa-desa lainnya,” kata dia, di Balai Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Kamis (13/7/2023).
Semangat moderasi itu sudah menjadi DNA bangsa Indonesia, meskipun istilah tersebut baru, tapi secara nyata telah dipraktikkan sejak nenek moyang.
“Tidak salah, Desa kuripan dicanangkan sebagai Kampung Moderasi Beragama. Sebab keragaman antaragama dan antarkelompok agama telah terjalin sangat baik sejak dahulu,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Kasi Bimas Islam Kemenag Batang, Sodikin menambahkan di samping Desa Kuripan, Kemenag juga menetapkan Desa Bandar Kecamatan Bandar, sebagai rintisan Kampung Moderasi Beragama berikutnya.
“Dengan sosialisasi dan Launching KMB ini akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga kerukunan, toleransi dan kenyamanan dalam beragama menjadi semakin meningkat,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Batang, Agung Wisnu Barata menegaskan, perlu ada MoU antara Kemenag RI dengan Kemendagri serta Kemendes, terkait pembentukan Kampung Moderasi Beragama.
“Sehingga KMB tidak hanya tanggung jawab Kemenag, tapi menjadi tugas lintas sektor, demi kemaslahatan bangsa,” ujar dia. (HS-08)