in

1.371 Atlet Pencak Silat Bersaing di “Semarang Pencak Silat Open Championship”

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin membuka kejuaraan "Semarang Pencak Silat Open Championship" yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Semarang di GOR Universitas Semarang (USM), Sabtu (10/9/2022).

HALO SEMARANG – Sebanyak 1.371 atlet pencak silat dari wilayah Kota Semarang dan sekitar, bersaing dalam kejuaraan “Semarang Pencak Silat Open Championship” yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Semarang selama tiga hari yakni dari Jumat 9 September 2022 sampai Minggu 11 September 2022.

Kejuaraan “Semarang Pencak Silat Open Championship” yang dilaksanakan di GOR Universitas Semarang (USM) ini sudah kali kedua digelar sebelum penyelenggaraan terakhir pada 2019. Satu hal yang membedakan dengan penyelenggaraan pada 2019 Semarang Pencak Silat Open Championship kali ini digelar bersakala nasional.

Ketua IPSI Kota Semarang, Djoko Santoso menyampaikan penambahan peserta jadi skala nasional ini tentu saja untuk mengasah kemampuan atlet pencak silat di Kota Semarang.

Pasalnya, turnamen ini juga sekaligus untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar pada 2023 di Pati Raya. “Event Pencak Silat ini sudah mendapat izin dari Pengprov IPSI Jateng dan pengurs IPSI Pusat. Bahkan sekarang sudah jadi kalender nasional,” ucapnya saat ditemui di sela kegiatan, Jumat (9/9/2022).

Selama turnamen Semarang Pencak Silat Open Championship mempertandingkan tiga jenjang dari usia dini, pra-remaja, dan remaja, dan masing-masing memperebutkan juara umum.

Ketika diresmikan, turnamen ini sudah memunculkan juara umum pada kelas usia dini. Yakni juara pertama diraih oleh PLAB Kendal dengan raihan 12 emas, 10 perak, 10 perunggu.

Kemudian peringkat kedua adalah MP Jatisari Semarang dengan 12 emas, 9 perak, dan 12 perunggu. Lalu peringkat ketiga adalah Padepokan Satria Naga dengan 9 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

“Untuk atlet Kota Semarang, meskipun menjadi tuan rumah namun kami tidak mentargetkan menjadi juara umum. Kami lebih ke pembinaan. Jadi tujuan utamanya adalah mencetak atlet dan meningkatkan kemampuannya dari event seperti ini,” pungkasnya.

Sementara Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan, jika silat adalah salah satu cabang andalan pada Proprov 2023 nanti. Untuk itulah, menurutnya, persiapan harus dimatangkan mulai saat ini, salah satunya juga dengan mengikuti event kejuaraan.

“Atmosfer kejuaraan ini juga cukup penting untuk mengasah mental dan kemampuan atlet selain persiapan secara pribadi,” ungkapnya.

Dalam acara pembukaan, Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin hadir untuk memberikan sambutan. Menurutnya turnamen ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kota Semarang dalam membina atlet, khususnya pencak silat. Bahwa dengan menggelar turnamen, pihaknya ingin mengukur sejauh mana kemampuan atlet sebelum menuju ajang kejuaraan yang sesungguhnya seperti Proprov 2023 nanti.(HS)

Buka Kompetisi Climbing, Ganjar Pamerkan Lokasi Sport Tourism Favorit di Jateng

Festival Kue Bulan Digelar, Diharapkan Mampu Membangkitkan UMKM di Magelang