HALO SPORT – Finis kelima pada MotoGP Thailand di Sirkuit Chang, Buriram, 22 Oktober lalu, membuat Fabio Quartararo makin percaya diri.
Meski motor Yamaha YZR-M1 sedang menurun, Quartararo tetap bisa bersaing di lintasan.
Pembalap tim Monster EnergyYamaha itu mampu mengimbangi kecepatan Marc Marquez (Repsol Honda), Aleix Espargaro (Aprilia Racing), Luca Marini (Mooney VR46).
’’Tentu saja saya sangat senang dengan hasil balapan di Buriram,’’ kata Quartararo seperti dilansir dari Speedweek.
Peluangnya untuk ikut dalam perburuan gelar juara memang sudah tertutup.
Akan tetapi, hasil dari balapan di Thailand membuatnya menambah informasi baru dalam pengumpulan data.
’’Fokus saya sepenuhnya adalah mendapatkan informasi sehingga kami dapat menciptakan motor yang kompetitif untuk musim 2024,’’ paparnya.
Pilihannya untuk menaruh konsentrasi pada musim depan berangkat dari kesadaran Quartararo yang juga menemukan lagi sisi kelemahan pada motor M1.
Namun, kelemahan itu perlahan-lahan mulai teratasi.
El Diablo (Si Iblis) berharap para teknisi bisa mengambil informasi penting yang sangat berguna untuk pengembangan Yamaha.
Balapan berikutnya adalah Grand Prix (GP) Malaysia di Sirkuit Sepang, 10-12 November mendatang.
Mulai musim depan Si Iblis akan berpasangan dengan Alex Rins.
Untuk perebutan titel juara, tinggal tersisa dua pembalap, yakni juara bertahan Pecco Bagnaia (Lenovo Ducati) dan Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati).
Bagnaia di posisi teratas dengan keunggulan hanya 13 poin. (HS-06)