in

Warga Selo Boyolali Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Lereng Merbabu

 

HALO BOYOLALI – Warga lereng Gunung Merbabu di Desa Selo, Kecamatan Selo, kabupaten Boyolali, Selasa (16/08/2022) membentangkan bendera merah putih berukuran besar di area pertanian di lereng gunung setempat.

Sebelum dibentangkan, bendera berukuran 7×70 meter ini, diarak berkeliling kampung, oleh 50 warga Desa Selo. Dalam kegiatan tersebut, mereka juga menyanyikan lagu lagu perjuangan.

Sesepuh desa setempat, Suyitno mengungkapkan kirab dan pembentangan bendera raksasa tersebut, sudah rutin dilaksanakan warga Desa Selo, untuk menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Rutin dilakukan petani sini setiap tahun menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI. Pengibaran bendera untuk menghormati pahlawan yang telah berjuang,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.

Setelah diarak berkeliling kampung sejauh dua kilometer, bendera raksasa tersebut di bentangkan di ladang milik warga di lereng Gunung Merbabu. Saat dibentangkan, warga juga melakukan hormat sebagai tanda semangat nasionalisme.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan bisa memupuk jiwa semangat kemerdekaan warga di lereng Gunung Merbabu yang mayoritas petani.

Sebelumnya, tak kurang dari 100 warga di Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Minggu (14/8/2022) lalu juga beramai-ramai mendatangi lokasi pemancingan di desa setempat.

Sebelum diadakan tebar benih ikan dan lomba mancing, mereka terlebih dahulu mengibarkan puluhan bendera merah putih di lokasi itu, dipimpin Danramil Banyudono.

Danramil 08/Banyudono Kodim 0724/Boyolali , Kapten Inf Budiyanto mengatakan, pengibaran bendera merah putih tersebut, diikuti dari berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Kesbangpol, Badan Intelejen Negara (BIN), perangkat desa serta warga masyarakat.

“Pengibaran bendera ini, untuk menyosong Hari Kemerdekaan RI ke-77 tahun. Dan untuk meramaikan kegiatan ini kita lakukan tebar benih ikan sekaligus lomba mancing ikan,” katanya kepada wartawan, Minggu(14/8/2022).

Ia mengatakan, pengibaran bendera merah putih ini, juga untuk memperkuat nasionalisme para mantan napi teroris di desa ini.

“Kami bersyukur mantan napiter ini sudah mau kembali ke NKRI, dan kembali ke masyarakat. Mereka sudah mau menghormat bendera. Kita lakukan pengibaran bendera secara bersama sama warga di sini,” jelas Danramil.

Danramil berharap, dengan adanya kegiatan ini, warga masyarakat dapat menerima kehadiran mereka, terjadi interaksi yang baik ditengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Boyolali, Arif Budi Nuranto mengatakan, pengibaran bendera merah putih merupakan bentuk penanaman rasa cinta tanah air atau NKRI. Dan sekaligus kegiatan ini untuk menyongsong HUT RI.

“Ini bentuk cinta kita kepada NKRI, kita kibarkan bendera secara bersama sama sebelum melakukan lomba mancing,”kata dia.

Sementara itu ikan yang ditebar untuk lomba mancing ini sebanyak 700 ikan lele yang ditebar di tiga kolam. Bagi warga yang berhasil mendapat ikan yang diberi tanda pita berhak mendapat hadiah dari panitia.

“Pengelola kolam ini diberi nama kelompok Karya Bhakti Kunden. Kebetulan dengan kegiatan ini sambutan warga di sini antusias dan cukup meriah,” kata dia. (HS-08)

Legislator Nilai Kampanye Politik di Kampus Bisa Jadi Pendidikan Politik yang Baik

Optimalkan Pelayanan, Kakorlantas Minta Polantas Gelar Survei Keinginan Masyarakat