in

Wali Kota Semarang: Investasi PT Pakuwon Senilai Rp 2 Triliun Bakal Terealisasi Tahun Ini

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat diwawancarai awak media, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap investasi PT Pakuwon Jati Tbk dapat terealisasi pada 2023 ini. Sedangkan nilai investasi Pakuwon sendiri mencapai senilai Rp 2 triliun.

Ita, sapaan Hevearita G Rahayu menjelaskan, beberapa waktu lalu sudah ada rencana perusahaan properti tersebut akan berinvestasi di Kota Semarang. Nantinya, bakal ada pembangunan mal, hotel, dan apartemen.

“Beberapa waktu lalu sudah ada rencana sebuah perusahaan properti melakukan investasi di Semarang. Ada mal, hotel, apartemen, dan pusat perbelanjaan. Kami harap tahun 2023 segera terealisasi,” terang Ita, Kamis (16/1/2023).

Pihaknya mengaku sudah mempertemukan pihak perusahaan dengan dinas terkait untuk pengurusan perizinan. Dia tidak ingin pembangunan di Semarang berdampak tidak baik terhadap kota ini.

Pihaknya sudah mengarahkan kepada calon investor untuk segera mengurus perizinan antara lain analisis dampak lingkungan (Amdal) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), analisis dampak lalu lintas (Amdalalin) dengan Dinas Perhubungan (Dishub), keterangan rencana kota (KRK) dengan Dinas Penataan Ruang (Distaru), dan perizinan-perizinan lainnya dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Lokasinya saya tidak tahu, nanti ada beberapa tempat. Saya sudah pertemukan dengan teman-teman dinas terkait. Yang penting kan transparan, izin-izin komplet,” paparnya,

Ita berharap, investasi Pakuwon ini menjadi investasi yang besar serta memberikan dampak positif terhadap Kota Lumpia. Perusahaan tersebut diperkirakan membutuhkan sekitar 15 ribu pekerja. Dia meminta pekerja bisa diambil dari masyarakat Kota Semarang

“Kecuali yang betul-betul kriteria pekerja tidak ada di Semarang. Ini agar menurunkan tingkat pengangguran. Walaupun tingkat pengangguran sudah turun tapi masih di angka 7 persen, ini melebihi angka nasional maupun provinsi,” ungkapnya.

Ita berharap, banyaknya investasi yang masuk ke Kota Semarang akan semakin memberikan kesejahteraan masyarakat. Mereka akan mendapatkan pekerjaan. Di sisi lain, perputaran ekonomi Semarang bisa meningkat.

Sebelumnya, Kepala DPMPTSP Kota Semarang, Widoyono menyebutkan, pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi untuk mendongkrak investasi di Ibu Kota Jawa Tengah. Misalnya, dengan program Jelajah Industri untuk memperkenalkan dan mempermudah kepada industri dan investor untuk berinvestasi.

Karena industri merupakan sektor yang mudah untuk memunculkan multiplier effect, sehingga bisa mengurangi ancaman resesi dan inflasi. Pihaknya pun menargetkan, investasi dapat tembus Rp 26 triliun pada 2023 ini. Dia optimistis target tersebut dapat tercapai dengan berbagai program yang telah disiapkan.

“Pada 2022 lalu, kami target Rp 24 triliun. Capaian Rp 24,6 triliun atau 102 persen. Pada 2023 meski ada ancaman resesi, kami harap bisa mencapai target,” paparnya saat mengunjungi PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW).

Selain upaya itu, lanjut dia, Pemkot Semarang juga menawarkan kemudahan perizinan kepada para investor. Pihaknya juga memfasilitasi pendampingan jika investor menjumpai kendala dalam berinvestasi di ibu kota Jawa Tengah. Bahkan, DPMPTSP tengah menggodok regulasi insentif investasi. Insentif investasi itu berupa bantuan akses, bantuan penerangan jalan, reduksi pajak, reduksi retribusi, atau bentuk insentif lainnya.(HS)

Distribusi Minyakita Disalurkan Pedagang, Masyarakat Bisa Membeli Dengan Harga Rp 14 Ribu Per Liter

Jasa Raharja dan Unissula Tingkatkan Peranan Mahasiswa Dalam Inovasi Safety Campaign