in

Wali Kota Salatiga Serahkan Penghargaan Pembangunan Berkelanjutan

Penyerahan hibah tanaman dari Pemkot Salatiga, kepada sekolah-sekolah, dalam apel rutin yang dipimpin Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan dan diikuti ASN dan karyawan Pemerintah Kota Salatiga, Senin (13/10/2025) di Halaman Kantor Pemkot Salatiga. (Foto : salatiga.go.id)

 

HALO SALATIGA – ‎Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menyerahkan dua penghargaan, yang diterima dari Universitas Indonesia (UI), dalam ajang UI Green City Metric tahun 2025.

Penghargaan disampaikan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan ketika memimpin apel rutin yang diikuti ASN dan karyawan Pemerintah Kota Salatiga, Senin (13/10/2025) di Halaman Kantor Pemkot Salatiga.

Penghargaan sebagai kota paling berkelanjutan ke-6 Indonesia dari UI Green City Metric Tahun 2025, diserahkan kepada Penjabat Sekretaris Daerah.

Adapun penghargaan sebagai kota paling berkelanjutan, dalam bidang tata pamong ke 3 dari UI Green City Metric tahun 2025, diserahkan kepada Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sekda.

‎”Alhamdulillah Kota Salatiga mendapat dua predikat, yaitu Pembangunan Berkelanjutan di Bidang Tata Kelola Pamong atau Pemerintahan Terbaik Ketiga di Indonesia dan urutan Terbaik Keenam secara keseluruhan pembangunan berkelanjutan dari 71 kota dan kabupaten yang memenuhi syarat untuk dinilai,” kata Robby, seperti dirilis salatiga.go.id.

‎‎Robby juga menyampaikan bahwa Kota Salatiga termasuk 5 kota, yang diprioritaskan sebagai Kota Pendidikan.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan juga menghibahkan tanaman-tanaman yang diberikan sebagai ucapan HUT Ke-1275 lalu, kepada sekolah-sekolah di Kota Salatiga, sebagai wujud tanggung jawab sekaligus komitmen menjalankan pembangunan berkelanjutan hingga ke sektor terkecil nantinya.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

“Tentunya prestasi ini tidak mudah untuk kita peroleh, namun merupakan cerminan bahwa Kota Salatiga telah berhasil melakukan pembangunan yang ramah lingkungan, partisipatif, dan berkelanjutan. Ini hasil sinergi dan kerja sama dari pemerintah kota serta seluruh elemen masyarakat Kota Salatiga,” kata dia.

Pembangunan berkelanjutan, menurut dia tidak hanya mencakup penghijauan, pengelolaan sampah, pengelolaan tata ruang maupun infrastruktur, tetapi juga menyangkut tata kelola pemerintahan.

“Berkelanjutan artinya bahwa pembangunan di Kota Salatiga tidak hanya memikirkan atau mencapai saat ini saja, tetapi sudah mempersiapkan dan memikirkan untuk kebutuhan masyarakat di masa yang akan datang,” kata dia. (HS-08)

Satu Dekade Gadalisa, Pemkot Sebut Drumblek Jadi Identitas Salatiga

Lepas Kontingen Peserta Lomba FTBI dan Mapsi Tingkat Provinsi, Bupati Kudus :  Jadilah Juara