HALO KENDAL – Pemerintah Kecamatan Kaliwungu bekerjasama dengan Yayasan Almuttaqin Kaliwungu mengadakan Festival Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah, bertempat di halaman Masjid Al-Muttaqin Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Sabtu-Minggu (15-16/10/2022).
Festival Pekan Maulid Nabi diisi dengan berbagai acara lomba, seperti lomba makanan weh-wehan, teng-tengan, kaligrafi, lomba mewarnai, lomba rebana, dan lomba fashion show.
Anggota DPRD Kendal yang juga warga Kaliwungu, Muhammad Tommy Fadlurohman mendukung dan mengapresiasi adanya kegiatan Lomba Weh-wehan di Festival Maulid Nabi ini.
“Kegiatan ini, diharapkan bisa mengedukasi kepada masyarakat, khususnya para generasi muda. Karena tradisi ini sudah turun-temurun dilakukan para alim ulama di Kaliwungu,” ujarnya, Minggu (16/10/2022).
Gus Tommy, sapaan akrab politisi Partai Golkar tersebut juga berharap, kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba seremonial saja, tapi harus bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya dalam meningkatkan perekonomian.
“Ya harapan kami selaku masyarakat Kaliwungu, kegiatan atau event seperti ini bisa berkelanjutan dan bermanfaat, terutama untuk mempromosikan produk unggulan UMKM masyarakat Kaliwungu, seperti wisata kuliner misalnya. Sehingga bisa lebih dikenal,” harapnya.
Gus Tommy menjelaskan, Tradisi Weh-wehan adalah tradisi saling memberi atau bertukar makanan dan berkunjung atau silaturahmi kepada sanak saudara, kerabat, tetangga, atau teman. Tradisi ini dalam pelaksanaanya mengandung nilai-nilai, salah satunya yaitu nilai kepedulian sosial.
Dengan Tradisi Weh-wehan, masyarakat diedukasi untuk memiliki rasa saling peduli dengan mengimplementasikannya melalui cara saling memberi satu sama lain.
“Ulama-ulama kita zaman dulu cara mendidiknya sangat luar biasa. Umat diajari atau dididik dengan sikap untuk saling bersedekah, memberi satu sama lainnya,” jelas Gus Tommy.
Ketua panitia penyelenggara festival, Ali Ariyadi mengatakan, kegiatan digelar bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan sesama elemen masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kaliwungu.
“Selain memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, juga menciptakan generasi yang berprestasi, serta ikut melestarikan syiar Islam dan tradisi atau kearifan lokal masyarakat Kaliwungu, seperti weh-wehan, teng-tengan, kaligrafi, rebana dan lainnya,” bebernya.
Ali menjelaskan, untuk Festival Maulid Nabi Sabtu (15/10/2022) diisi dengan lomba makanan weh-wehan yang diikuti oleh 35 warga. Baik dari Ponpes, yayasan, maupun dari masyarakat umum.
Dalam lomba ini, yang dinilai adalah kreasi dan inovasi yang menarik dari jenis makanan yang tradisional yang dibuat oleh warga.
“Kemudian untuk malam harinya dilanjutkan dengan lomba teng-tengan dan rebanna. Sedangkan untuk Minggu (16/10/2022) digelar lomba mewarnai dan lomba Fashion Show,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Kaliwungu, Nung Tubeno mengajak masyarakat untuk jadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman bagi semua dalam membangun daerah Kabupaten Kendal, menuju terbentuknya masyarakat yang berakhlak mulia dan sejahtera.
Dirinya juga berharap kepada semua warga untuk senantiasa menjaga solidaritas, kebersamaan, kekompakan dan saling bergotong-royong.
“Serta selalu hidup untuk selalu guyub dan rukun dalam mewujudkan pembangunan Kendal khususnya Kaliwungu yang lebih baik. Selain itu, apa yang menjadi harapan kita bersama, segera dapat terwujud,” ungkap Nung.(HS)