in

TP PKK Boyolali Kenalkan Jajanan Pasar Non Terigu Melalui Lomba

 

HALO BOYOLALI – Untuk membuat jajanan pasar yang lezat dan sehat, tak harus menggunakan tepung terigu yang kini harganya mulai merangkak naik.

Ada berbagai bahan yang dapat digunakan sebagai pengganti, antara lain tepung mocaf atau tepung dari singkong yang termodifikasi.

Hal itu pula yang dipraktikkan oleh ibu-ibu yang menjadi peserta lomba kreasi jajanan pasar non beras non terigu, di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali.

Lomba yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Boyolali itu, diikuti 22 peserta dari 22 kecamatan di wilayah itu.

Ketua panitia, Harti Astuti Karsino mengungkapkan selain untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) TP PKK Tahun 2022, kegiatan ini juga untuk memasyarakatkan dan menggalakkan konsumsi pangan lokal dengan menyajikan pangan lokal dan meningkatkan inovasi pengolahan pangan lokal.

“Memanfaatkan pengolahan pangan lokal menjadi bahan baku dan atau bahan campuran dalam pembuatan aneka jajan pasar atau jajan tradisional. Peserta juga dapat berkreasi dan memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di Kabupaten Boyolali,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id.

Senada, Ketua TP PKK Kabupaten Boyolali, Desy M Said Hidayat, juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut, merupakan salah satu wujud komitmen dan tanggung jawab Tim Penggerak PKK Kecamatan dalam melestarikan pangan berbahan pangan lokal yang ada di Boyolali.

“Karena memang di Boyolali itu sangat potensi dengan yang namanya tepung mokaf. Jadi kenapa kita tidak menggunakan bahan yang memang benar-benar lokal dari Boyolali dan rasanya juga tidak kalah enak,” jelas Desy.

Dilanjutkan, melalui bahan lokal tersebut, masyarakat dapat melakukan diet tepung terigu dan tepung beras.

“Kita mendapatkan hasil jajanan pasar yang sehat dan berbahan dasar pangan lokal sehingga kita dapat dengan mudah membuatnya mengkonsumsi dan mungkin untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Pada perlombaan berbahan dasar non beras non tepung tersebut, terdapat dua kategori yang diperlombakan yakni rasa asin dan manis. Berbagai macam jajanan disajikan antara lain ada puding, tiwul, sushi tempe dan lain sebagainya.

Terdapat tiga dewan juri yang bertugas untuk menentukan pemenang, yakni Nuning Safaryani Wahyu Irawan, Endang Bony Facio Bandung dan Kis Endang Bambang Jiyanto.

Dari penilaian ketiga dewan juri, juara diraih TP PKK Kecamatan Banyudono, runner up oleh TP PKK Kecamatan Juwangi meraih Juara II, dan pemenang III oleh TP PKK Kecamatan Cepogo meraih Juara III.

“Senang. Harapan ke depan lebih baik lagi, lebih menampilkan kreasi yang lebih bervariatif lagi,” kata anggota TP TPP Kecamatan Banyudono, Marfuatin. (HS-08)

DPRD Jepara Gelontorkan Anggaran Rp 60 Miliar untuk Layanan BPJS

Disparbud Wonosobo Bakal Kembangkan Wisata Religi