HALO PURBALINGGA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, meresmikan revitalisasi sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Purbalingga, Sabtu (27/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang akan menentukan masa depan bangsa.
Menurut Abdul Mu’ti, pembangunan pendidikan tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga sebagai proses membentuk karakter, meningkatkan kecerdasan, dan memperkuat daya saing generasi muda Indonesia.
“Pendidikan bukan hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi bagaimana membangun manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Ia mengatakan pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program, mulai dari revitalisasi sarana dan prasarana sekolah, Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan bagi Anak Tidak Sekolah (ATS), hingga peningkatan kompetensi guru.
Menurutnya, seluruh program tersebut diarahkan agar setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama dalam mengakses pendidikan yang berkualitas.
Abdul Mu’ti juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan meskipun masih menghadapi tantangan, terutama dalam menekan angka anak tidak sekolah dan meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, mengungkapkan pada tahun 2026 sebanyak 45.651 peserta didik di Kabupaten Purbalingga menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP).
Di bidang sarana dan prasarana, 44 satuan pendidikan memperoleh program revitalisasi pada tahun 2025, sedangkan pada tahun 2026 terdapat 12 satuan pendidikan yang kembali mendapatkan bantuan revitalisasi.
“Kami menyadari tantangan di bidang pendidikan masih cukup besar. Karena itu, dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.
Menurut Fahmi, revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Ia berharap perbaikan infrastruktur pendidikan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan revitalisasi satuan pendidikan, serta berdialog dengan guru, kepala sekolah, dan para siswa mengenai berbagai tantangan pendidikan di daerah.
Salah satu siswa SMP Negeri 2 Kutasari, Nada Zahra, mengaku bersyukur sekolahnya mendapatkan program revitalisasi. Menurutnya, ruang belajar yang lebih nyaman akan membuat siswa semakin bersemangat mengikuti proses pembelajaran.
“Kami sangat senang sekolah kami menjadi lebih baik. Semoga kami bisa belajar lebih nyaman dan semakin termotivasi untuk meraih cita-cita,” ungkapnya.
Melalui program revitalisasi tersebut, diharapkan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Purbalingga terus meningkat sehingga mampu mendukung lahirnya generasi yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. (HS-08)

