in

Tingkatkan Perekonomian Jawa Tengah, Bank Jateng Raih Penghargaan The Best Indonesia Finance 2024

Sekretaris Perusahaan Bank Jateng, Djaka Nur Sahid, saat menerima penghargaan The Best Indonesia Finance 'Bank – BPD Company' 2024. Platinum Award – Very Excellent Category asset  Rp. 100 T di Artotel Suites Hotel Mangkuluhur, Jakarta.

HALO SEMARANG – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi sebagai The Best Indonesia Finance “Bank – BPD Company” 2024. Platinum Award – Very Excellent Category asset < Rp. 100 T.

Indonesia Finance Award-VIII 2024 yang diadakan oleh Economic Review ini berlangsung meriah beberapa waktu lalu di Ballroom Tiara 1 dan 2, Artotel Suites Hotel Mangkuluhur, Jakarta.

Plt Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas peran Bank Jateng dalam mendorong peningkatan perekonomian dan pembangunan di Jawa Tengah.

“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Jawa Tengah melalui berbagai layanan perbankan yang inovatif dan berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat peran kami, terutama dalam mendukung UMKM dan sektor produktif lainnya,” ujarnya.

Irianto menyebut, Bank Jateng berhasil membantu pemerintah daerah meningkatkan pendapatan melalui berbagai inovasi layanan, termasuk pengembangan digital.

“Di antaranya adalah Cash Management System (CMS) untuk Pemda dan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskudes) berbasis CMS yang mendukung transaksi nontunai bagi pemerintah desa di Jawa Tengah,” bebernya.

Irianto menambahkan, Bank Jateng juga membagikan dividen sebesar Rp 1,099 triliun atau 69,3 persen dari laba bersih tahun 2023 yang mencapai Rp 1,58 triliun.

“Kontribusi itu semakin memperkokoh peran Bank Jateng sebagai penunjang utama pembangunan daerah,” imbuhnya.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Bank Jateng setelah melalui proses penjurian secara langsung maupun via aplikasi zoom, berdasarkan data kinerja keuangan perusahaan serta data lainnya yang dipublikasikan melalui website resmi perusahaan.

Indikator penilaian juga menekankan pada financial resilience perusahaan yang meliputi likuiditas, cash flow operation, kemampuan membayar utang, dan kinerja saham untuk perusahaan terbuka. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (23/8/2024)

DPR Akan Anulir Keputusan MK tentang Pilkada, GMNI Jateng Layangkan Protes