HALO KENDAL – Menjadi nara sumber dalam acara Bimbingan Teknis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dengan tema Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Ketua Komisi A DPRD Kendal, Munawir menyampaikan terkait pembangunan infrastruktur untuk penunjang sport tourism di Kendal.
Menurut Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSl) Kendal tersebut, saat ini pihaknya berusaha untuk membangun jalan sport tourism sepeda yang terintegrasi dari Pantai Sendang Sikucing Rowosari menuju Pantai Ngebum Kaliwungu sepanjang 42 kilometer.
Bahkan, lanjut Munawir, dengan dibangunnya jalur sport tourism, sekaligus bisa membantu akses transportasi pertanian bagi beberapa desa, yang selama ini mengalami kesulitan.
“Saya punya pemikiran bagaimana jalan di tengah sawah itu bisa terbangun. Sementara regulasi sekarang ada pembagian perundang-undangan yang mengatur tentang pembangunan infrastuktur. Yang jalan kabupaten merupakan tanggung jawab kabupaten, yang jalan desa menjadi tanggung jawab desa,” ujar Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Kendal tersebut, Senin (4/12/2023).
Munawir berharap, dengan dibangunnya sport tourism di Kendal, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di sepanjang jalur, sekaligus meningkatkan kunjungan pariwisata di Kendal.
“Sebenarnya ada empat model pengembangan kawasan pariwisata yang bisa menjadi konsep visi pariwisata Kendal, yaitu sport tourism, culture ands heritage tourism, edu tourism dan sepiritual tourism. Empat model ini akan menjadi program wisata prioritas dengan melihat potensi alam, keberadaan UMKM, dan desa wisatanya yang selama ini dimiliki atau menjadi aset dari Pemerintah Kabupaten Kendal,” ungkapnya.
Acara Bimtek yang digelar Kemenparkeraf di salah satu resto pemancingan di daerah Rowosari, Kendal, diikuti 75 peserta dari para pelaku ekonomi kreatif, yang dipandu oleh moderator Leo Ludwig Krisnada, dan menghadirkan nara sumber lain, yaitu Teguh Hadi Prayitno selaku Ketua IJTI Jateng sekaligus Praktisi Pertelevisian.
Sementara dalam pemaparannya, Teguh menyampaikan harapan, pemerintah daerah dapat memunculkan kebijakan-kebijakan yang dapat mengembangkan pariwisata di Kendal.
“Selain itu Pemerintah Kabupaten Kendal juga harus menggali potensi-potensi wisata yang ada di Kendal. Serta meningkatkan lagi jalinan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk swasta. Sehingga tidak bisa sendiri-sendiri, pariwisata dan industri serta UMKM sendiri. Semua harus bersama-sama,” ujarnya.(HS)