HALO KENDAL – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kendal menggelar kegiatan Capacity Building dan Outbound di salah satu objek wisata di Kabupaten Semarang, Jumat – Sabtu (23-24/6/2023).
Kegiatan diikuti Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, Wakil Ketua 1, Joko Pranawa Adi, Wakil Ketua 2, Sunari Sofyan, Sekretaris Umum, Wahyu Widayanto, Bendahara Umum, Machfudin.
Selain itu hadir pengurus lain yang juga sebagai anggota dewan dan kepala dinas. Di antaranya, Wakil Ketua DPRD Kendal, Anurrochim, Anggota Komisi D DPRD Kendal, Sulistyo Aribowo dan Kepala Dinarpus Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, serta pengurus KONI Kendal lainnya.
Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan dilaksanakan untuk mengembangkan kapasitas pengurus KONI Kendal, yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan baik individu maupun kelompok dari aspek ilmu pengetahuan, keterampilan maupun perilaku melalui aktivitas yang menarik.
“Untuk itu kegiatan ini kami laksanakan, dengan menghadirkan motivator Doktor Haji Darwito SE MM dari MNA, salah satu motivator di Jawa Tengah, dengan harapan apa yang disampaikan, bisa menambah motivasi untuk meningkatan kinerja dalam rangka pembinaan cabang olahraga di Kabupaten Kendal,” ujarnya.
Selain itu, Subur juga menyinggung terkait persiapan para pengurus dalam pelaksanaan Porprov XVI di Pati Raya bulan Agustus 2023 mendatang.
“Saya ingatkan sekali lagi, bahwa target kita adalah minimal masuk sepuluh besar. Itu adalah sebuah tantangan bagi kita semua. Untuk itu, kekuatan team work yang solid dibutuhkan. Sehingga apa yang ditargetkan mudah-mudahan tercapai,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan motivasi yang disampaikan Dr H Darwito SE MM yang pada inti pemaparannya menuntun peserta untuk memiliki jiwa yang religius dan memiliki beberapa langkah meraih prestasi.
Dijelaskan, NMA mengembangkan konsep pelatihan yang dapat menciptakan suatu proses belajar yang mampu mengeksplorasi wawasan pengetahuan peserta dan dapat mengembangkan makna, sehingga akan memberikan kesan yang mendalam dengan proses internalisasi terhadap apa yang telah dipelajarinya.
Selain itu melalui prinsip-prinsip keyakinan untuk menggapai masa depan yang lebih cerah menuju kehidupan ke depan yang lebih baik. (HS-06).