in

Tingkatkan Kapasitas Pengurus, KONI Kendal Gelar Pelatihan Manajemen Organisasi Cabor

HALO KENDAL – Sebagai pengelola organisasi keolahragaan, tugas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) adalah mewujudkan pembinaan terhadap cabang olahraga, untuk bisa mendidik atletnya menuju prestasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi saat membuka acara Pelatihan Manajemen Organisasi Cabang Olahraga (cabor) KONI Kendal, yang diselenggarakan di River Walk, jalan Veteran, Ngadibolo, Boja, Kendal, Jumat-Minggu (5-7/5/2023).

“KONI terus mendorong pengurus cabang olahraga maupun organisasi olahraga untuk meningkatkan kapasitasnya, supaya meningkatkan pembinaan dan pengawasan kepada atletnya. Sehingga bisa berprestasi,” ujarnya, Jumat (5/5/2023).

Subur menegaskan, dengan memahami manajemen olahraga dan hukum keolahragaan, maka para pengurus cabor bisa mengelola organisasinya secara optimal.

“Tujuannya adalah agar pengelola organisasi di tingkat cabang olahraga anggota KONI, bisa mengelola organisasi secara profesional. Sehingga berdampak pada peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Kendal,” tandasnya.

Subur berharap, supaya ke depan, pengelolaan organisasi cabor tidak dilaksanakan asal-asalan tapi ada target capaian dan sesuai dengan peraturan organisasi.

“Karena, jika memahami tata kelola organisasi, maka organisasi cabang olahraga bisa berjalan dengan baik, sehingga organisasi bisa tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi, Joko Pranawa Adi mengatakan, dalam kegiatan pelatihan, peserta diberikan materi seputar manajemen organisasi olahraga, manajemen pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran, serta hukum keolahragaan.

Menurutnya, pelaksanaan pelatihan manajemen organisasi keolahragaan, bertujuan untuk meningkatkan manajemen organisasi keolahragaan di Kendal dengan mencapai prestasi dibidang olahraga yang lebih baik.

“Masih ada organisasi cabang olahraga yang tertatih-tatih dalam menjalankan program organisasinya. Sehingga melalui pelatihan ini, kita dorong pengurus cabang olahraga untuk menjalankan roda organisasinya sesuai dengan tugas dan fungsinya,” ujar Joko.

“Selain itu, untuk menyatukan pandangan pentingnya manajemen organisasi olahraga dalam meningkatkan kinerja organisasi. Sehingga dapat melahirkan atlet dan pelatih yang berprestasi” imbuhnya.(HS)

Pertumbuhan Ekonomi Jateng Lampaui Nasional pada Triwulan I 2023

Lewat Parade Semarak 476, Wali Kota Semarang Ingin Bangkitkan Sektor UMKM