in

Terancam Kehilangan Gelar jika Menolak

HALO SEMARANG – Leon Edwards, juara kelas welter Ultimate Fighting Championship (UFC), bisa terancam sanksi berat berupa pencopotan gelar jika menolak menghadapi Colby Covington.

Ketidakaktifan Covington dalam mengambil duel menjadi alasan Rocky, julukan Edwards, menolak duel yang direncanakan UFC itu.

Covington kali terakhir naik oktagon pada Maret 2022 ketika mengalahkan Jorge Masvidal.

Dalam pandangan Rocky, sebagai seorang juara dia berhak untuk menentukan sosok penantang.

Terhadap keinginan Leon itu, Colby meyakini Presiden UFC Dana White tak akan terpengaruh.

Si Tukang Kisruh, julukan Covington, menyatakan White sudah menyiapkan sanksi berat jika kakak Fabian Edwards itu tetap menolak.

’’Kami melakukan pembicaraan yang hebat. Jika Leon tidak ingin bertarung, saya sudah diyakinkan bahwa mereka akan melepas gelarnya,’’ ujar Covington seperti dikutip dari Sportskeeda.

Petarung asal Amerika Serikat (AS) memperkirakan laga bakal digelar musim panas mendatang.

Mengenai venue yang digunakan, Colby mengaku belum tahu.

’’Leon tidak bisa ke mana-mana. Dana telah meyakinkan saya untuk melawannya pada musim panas ini,’’ tegasnya.

Meski laga belum diresmikan, sudah ada petarung yang berniat masuk sebagai lawan cadangan.

Petarung itu adalah Gilbert Burns yang pada partai terakhir menundukkan Jorge Masvidal.

Covington pernah dua kali melakoni duel perebutan titel, tetapi selalu ditaklukkan Kamaru Usman.

Si Tukang Kisruh menguasai gulat. Rekornya di ajang mixed martial arts (MMA) profesional adalah 17 kali menang dan tiga kali kalah. (HS-06)

Masih Kesal dengan Insiden di Portimao

Akui Lawan Kuat, PSIS Targetkan Poin Penuh Lawan Bali United