in

Temanggung Raih Peringkat 4 Hasil Evaluasi Smart City 2022

Tampilan Aplikasi Temanggung Gandem di Google Play Store. (Sumber : tangkapan layar google play store)

 

HALO TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung meraih peringkat 4 dalam Penilaian Evaluasi Smart City se-Indonesia, tepat di bawah Kota Surabaya (3,41), Kabupaten Wonogiri (3,31), dan Kabupaten Karanganyar (3,15).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Temanggung, Samsul Hadi, Kamis (5/1/2022) mengatakan Pemkab Temanggung mendapatkan Nilai Evaluasi  Implementasi Smart City 3,11 pada Tahun 2022.

“Alhamdulillah, Kabupaten Temanggung berkat koordinasi dari Dinkominfo dan Bappeda, serta didukung oleh seluruh OPD terkait untuk mengisi assessment. Setelah diisi, kemudian dilakukan evaluasi oleh Kementerian Kominfo dari total 38 kabupaten/kota yang telah mengisi self assessment,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Adapun implementasi Program Smart City yang dilakukan Pemkab Temanggung, antara lain aplikasi Temanggung Bebas Sampah (Tebas) yang dapat diakses melalui gawai dengan sistem operasi Android, melalui Google Play Store.

Selain itu juga Inovasi Shibiru, yakni pewarna batik ecoprint smart living; Program Sabuk Gunung; aplikasi Temanggung Gandem; Sistem Informasi Desa Digital (Sidedi); Temanggung Gandem Pol; Pelayanan Adminduk Dindukcapil; dan aplikasi lain yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebagaimana diketahui, bahwa Program Smart City diinisiasi Kementerian Kominfo, untuk mendorong kabupaten dan kota di seluruh Indonesia menjadi kota cerdas.

Kabupaten Temanggung pada 2021, sudah mengambil peran untuk tahap awal, yaitu disusunnya Master Plan Smart City.

“Kemudian pada tahun 2022 ini, adalah tahun pertama implementasi. Implementasi ini tentu masih dalam pengawalan dari Kementerian melalui self assessment dengan mengisi aplikasi base data yang diperlukan,” kata dia.

Meski mendapatkan peringkat atas, Samsul Hadi menyampaikan, bahwa tidak ada pemberian penghargaan khusus seperti tahun sebelumnya.

“Namun demikian, berdasarkan info yang kami terima dari Kementerian tidak serta-merta memberikan penghargaan di tahun ini. Jadi semua program Smart City ini tidak diberikan penghargaan secara khusus seperti tahun 2021. Kita berharap evaluasi di tahun berikutnya kita bisa menjadi yang terbaik,” kata dia. (HS-08)

Gelar Raker, Ketua KONI Temanggung Minta Atlet Punya Komitmen Juara

Terima LHP Air Bersih, Bupati Kebumen Sebut Masih Ada Pamsimas Tak Berfungsi