HALO BLORA – Bupati Blora H Arief Rohman, meminta agar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora, dapat mempunyai strategi dan inovasi, terkait perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin canggih dan mampu mengubah perilaku masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Blora H Arief Rohman, ketika menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kecamatan se -Kabupaten Blora, periode 2024 – 2029.
Pelantikan dilaksanakan oleh Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Selasa (16/7/2024).
Ikut menyakasikan, Dandim 0721/Blora, Letkol Czi Yuli Hartanto yang juga Ketua Umum Bulan Dana PMI Blora 2024.
“PMI harus mempunyai strategi dan mampu memunculkan inovasi baru sehingga mampu menghadapi tuntutan masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan,” kata Bupati, seperti dirilis blorakab.go.id.
Sementara itu dalam acara pencanangan Bulan Dana PMI, yang dilaksanakan pula saat itu, Dandim 0721/Blora, Letkol Czi Yuli Hartanto ditunjuk sebagai Ketua Umum Bulan Dana PMI Blora tahun 2024.
Saat memberikan sambutan, Dandim 0721/Blora, Letkol Czi Yuli Hartanto, mengatakan ingin mengedukasi masyarakat, untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan.
“Yang juga ingin kita capai di bulan dana PMI, adalah mengedukasi masyarakat untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan kepedulian terhadap sesama dan rasa kegotongroyongan,” tandasnya.
Bupati Arief mengapresiasi langkah PMI menggandeng unsur Forkopimcam dan Praja di jajaran pengurus PMI Kecamatan.
“Saya mengapresiasi langkah PMI dengan memasukkan Kapolsek dan Danramil serta Ketua Paguyuban Praja Samin Surosentiko Kecamatan, ke dalam jajaran dewan kehormatan,” ucapnya.
Langkah tersebut, lanjut Bupati merupakan suatu terobosan dan langkah strategis yang dilakukan PMI dalam upaya meningkatkan kegiatan kepalangmerahan dan memelihara reputasi PMI sampai ke wilayah kecamatan.
Untuk itu pihaknya minta lebih digiatkan acara-acara kemanusiaan. Seperti penanganan bencana, kegiatan sosial kemanusiaan dan memberikan pelayanan darah.
Juga pembinaan remaja melalui kegiatan PMR sekaligus peningkatan kualitas SDM relawan. (HS-08)