in

Tas Pemudik yang Berisi Emas Batangan yang Tertinggal di Stasiun Tawang Dikembalikan ke Pemiliknya

NASIB mujur masih didapatkan salah satu pemudik yang menggunakan jasa transportasi umum seperti kereta api (KA) di Semarang. Bagaimana tidak, di tengah padatnya ribuan orang lainnya saat berada di Stasiun Semarang Tawang, salah-satu barang bawaannya yang berharga tertinggal di area tunggu penumpang sisi timur stasiun tersebut. Beruntung tas tersebut masih bisa diamankan dan dikembalikan dengan selamat. Setelah tas berwarna cokelat tersebut berhasil diamankan oleh salah satu petugas security Stasiun Semarang Tawang, Ahmad Hidayatul Ikhsan, pada Minggu (7/5/2024).
Berikut kronologis tertinggalnya salah satu barang bawaan penumpang KA Sembrani dengan relasi Semarang Tawang Bank Jateng tujuan Gambir pada Minggu (7/4), yakni berawal adanya penumpang yang melaporkan kepada petugas pengamanan KA Sembrani bahwa tas miliknya tertinggal di area tunggu Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.
Lalu, dengan sigap petugas pengamanan KA Sembrani segera melaporkan hal tersebut ke Kantor Pengamanan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng untuk selanjutnya dilakukan penyisiran di lokasi dimaksud.
Alhasil, petugas Security Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng yang biasa dipanggil Ikhsan berhasil mengamankan barang dimaksud berupa tas berwarna coklat dengan merk Louis Vuitton dan berisi 5 buah emas batangan 100 gram, 17 lembar mata uang asing, charger, kunci, 2 buah buku tabungan, dompet berisi kartu, 5 buah voucher, 2 lembar STNK, dan bukti diri (KTP, SIM) dengan taksiran barang senilai Rp 510 juta.
Tas berikut isinya langsung dikirim ke Pos Pengamanan Stasiun Gambir menggunakan KA Argo Bromo Anggrek dengan pengawalan oleh Petugas Pengamanan Kereta dan akan langsung dikembalikan oleh pemilik barang sesampainya di Stasiun Gambir.
Pada pukul 17.30 WIB barang sampai di Pos Pengamanan Stasiun Gambir dan langsung diserahkan kepada pemilik. Pemilik barang pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam karena KAI telah menemukan barang berharganya. Ia juga sangat mengapresiasi nilai-nilai kejujuran yang dimiliki oleh insan KAI dalam menjalankan setiap tugasnya.
Manager Humas Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan, bahwa sejatinya barang bawaan menjadi tanggung jawab penumpang sendiri. KAI memang menyediakan berbagai fasilitas keamanan yang memadai, namun itu tidak seharusnya menjadikan penumpang lengah.
“Meskipun tingkat keamanan yang diberikan KAI Daop 4 Semarang sudah baik, penumpang harus tetap waspada dan fokus dalam menjaga barang bawaannya,” katanya, Senin (8/4/2024).
Bagi para pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun, dapat melaporkan kepada petugas antara lain Kondektur yang sedang berdinas di atas KA, ataupun petugas pengamanan yang ada di stasiun atau dapat melalui Contact Center KAI 121.
Sepanjang tahun 2024 sampai dengan 7 April, Daop 4 Semarang juga telah melakukan pengembalian barang temuan sebanyak 71 barang kepada pemiliknya. Adapun jenis barang tersebut di antaranya, Laptop, HP, Tablet, Smartwatch, Dompet, dan lainnya.
“Pada masa peak season khususnya di momen Angkutan Lebaran ini memang volume penumpang meningkat drastis, sehingga kami imbau sekali lagi agar pelanggan tidak lengah. Kami juga mengingatkan agar para pelanggan membawa barang secukupnya dan usahakan dalam satu tempat, misalnya koper atau ransel,” pungkasnya. (HS-06)

Nyaman, Rest Area Dishub Batang Jadi Tempat Rehat Favorit Pemudik untuk Beristirahat

Kecelakaan Maut di Tol Cikampek, 13 Kantong Jenazah Dibawa ke RSUD, Contraflow Dihentikan