in

Tape Ketan Dibungkus Daun Ploso dari Kecamatan Bogorejo Laris Manis di Gebyar Ramadan Blora

Tape ketan yang dibungkus daun ploso buatan warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, dijual di sebuah stan di kegiatan bazar produk makanan olahan Gebyar Ramadan 2023, baru-baru ini. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Tape ketan yang dibungkus daun ploso (palasa) buatan warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora menjadi pembeda pada bazar produk makanan olahan di Gebyar Ramadan 2023, baru-baru ini.

Tape yang dibuat dari bahan beras ketan super itu, menghasilkan rasa yang legit dan empuk. Fermentasi tape dibungkus daun ploso, diperlukan waktu dua hingga tiga hari.

Tape ketan bungkus daun ploso itu ludes terjual karena menjadi sajian khas keluarga untuk berbuka puasa Ramadan 1444 Hijiriah. Harga tape ketan dibanderol Rp10.000 per ikat.

Selain bisa dimakan langsung, tape ketan biasanya dicampur seperti cincau, cendol dan sirup, serta es untuk minuman penyegar buka puasa.

Biasanya tape ketan dibuat warga pada acara hajat keluarga dan sedekah bumi.

Bazar dipimpin langsung oleh Camat Bogorejo, Mulyowati, di stand Dharma Wanita Persatuan (DWP).

“Kami hanya menjual produk makanan lokal, yang buat warga sejumlah desa di wilayah Kecamatan Bogorejo. Alhamdulillah habis terjual,” kata Camat Bogorejo, Mulyowati, seperti dirilis blorakab.go.id.

Tidak hanya tape ketan, tetapi juga ada dumbek, kunir asam, rempeyek dan buah jeruk.

Dumbek adalah makanan bertekstur kenyal, terbuat dari tepung beras, santan, dan gula merah yang dibalut daun lontar atau daun siwalan.

Harga dumbek per sepuluh buah Rp15.000, adapun kunir asam Rp 10.000 per botol.

Selain Kecamatan Bogorejo, DWP Kecamatan Kedungtuban juga membuka stan menjual beras dan cabai serta produk makanan olahan (sayur siap saji).

Ada juga DWP Kantor Kemenag Blora, yang menjual aneka takjil dan makanan sejenis lainnya.

“Saya tadi beli tape dua ikat dan dumbek juga beli, untuk nanti dinikmati saat buka puasa dan setelah Salat Tarawih di rumah bersama keluarga,” kata Totok, salah satu pembeli, seperti dirilis blorakab.go.id.

Sementara itu, di panggung utama Gebyar Ramadan ada talkshow yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora.

Talkshow dipimpin langsung Kadinkes ,Blora Edi Widayat, bersama Sekretaris Dinkes  WilysYuniarti, dengan dipandu  Diah Pusparini.

Acara Talkshow mengusung tema “Upayakan Keselamatan Pasien dengan Mutu dan Pelayanan Paripurna”. (HS-08).

Undang Para Petugas Parkir, Bupati Blora : Tolong Dilayani dengan Ramah

Bupati Sragen Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Tak Ada Makanan Kedaluwarsa