HALO SPORT – Marc Marquez telah mengakhiri kerja sama dengan Honda setelah terikat kontrak selama 11 tahun. Pembalap asal Spanyol itu akan bergabung dengan tim satelit Gresini Racing Ducati mulai MotoGP 2024.
The Baby Alien bakal dikontrak selama satu tahun. Marquez berada dalam posisi bebas pada 2025.
Sebuah pertanyaan pun muncul, apakah Ducati tak risau jika Marc bergabung lagi dengan Honda. Jika itu terjadi, rahasia sukses pabrikan Italia itu terancam terbuka.
Terkait masalah ini, General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna mengaku tak terlalu khawatir.
Pasalnya, Johann Zarco yang merupakan pembalap Prima Pramac Racing Ducati juga bisa saja melakukannya tahun depan.
Namun, kondisi akan lebih mengkhawatirkan jika yang pergi bukanlah pembalap, melainkan mekanik. Menurut Gigi, kepergian mekanik lebih buruk ketimbang pembalap.
’’Akan lebih buruk jika seorang mekanik yang pergi,’’ tutur Dall’Igna seperti dilansir dari Crash.
Marquez bakal tiba di Gresini sendirian tanpa orang-orang yang selama ini mendampinginya. Di Ducati, dia akan didampingi oleh orang-orang baru.
Untuk kepala mekanik, Marc bakal ditemani Frankie Carchedi. Carchedi bukanlah sosok yang asing dalam dunia MotoGP.
Pria berdarah Italia yang berasal dari Inggris ini adalah manajer pribadi pembalap GASGAS Aspar Team Moto2, Jake Dixon, dan telah menjadi kepala mekanik bagi pembalap seperti James Toseland, yang dua kali menjadi juara dunia di World Superbike (WorldSBK).(HS)