HALO SEMARANG – Presiden RI Joko Widodo menyebut bakal mengumumkan sosok Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah yang akan menggantikan Ganjar Pranowo di akhir masa tugasnya. Nantinya Pj itu akan melanjutkan tugas Ganjar hingga Pilgub 2024.
“Nanti lewat mekanisme Tim Penilai Akhir (TPA). Paling lambat minggu ini. Kalau sudah masuk di meja saya kita putuskan. Belum,” ujar Jokowi di sela kunjungannya di SMK Negeri Jateng Semarang, Rabu (30/8/2023).
Meski demikian, Jokowi mengakui jika sampai saat ini masih belum ada nama yang bakal menjadi Pj Gubernur Jateng. Padahal masa jabatan Ganjar dan Wagub Taj Yasin akan berakhir 5 September besok.
“(Pj Gubernur Jateng), oh belum belum. Belum masuk ke meja saya. Kalau ditanya siapa, belum tahu saya,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan jika rekomendasi nama Pj penerusnya akan dirapatkan oleh DPRD Jateng.
“Yang mengusulkan bukan saya, yang mengusulkan DPRD. Sudah sih sudah dikirim. Tinggal dikirim,” terangnya.
Ganjar juga berencana untuk berdiskusi dengan Pj yang nantinya dipilih oleh Jokowi. Sehingga program kerjanya selama 10 tahun dapat terus berjalan dan lebih baik.
“Oh pasti. Nanti setelah presiden menentukan pasti akan bertemu dengan saya. Kita berikan kesempatan kepada presiden untuk menentukan siapa Pj yang akan ditempatkan di Jawa Tengah,” imbuhnya.
Terpisah, Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto membeberkan ketiga kandidat Pj Gubernur jateng itu di antaranya Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo, Kepala Badan Diklat Kejagung RI Tony Tribagus Spontana, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno.
“Ketiga nama tersebut merupakan hasil dari rapat gabungan. Seluruh pimpinan DPRD Jawa Tengah dan Ketua Fraksi turut dalam musyawarah pengusulan nama tersebut,” katanya. (HS-06)