HALO SPORT – Tottenham Hotspur kembali mengalami kemunduran setelah dihantam Newcastle United 1-6 dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2022-2023, 23 April lalu.
Kini jalan untuk finis empat besar semakin sulit. Saat ini The Lilywhites dipimpin Cristian Stellini sebagai manajer interim.
Stellini, yang dibantu Ryan Mason, membesut Si Lili Putih selepas pemecatan Antonio Conte. Spurs tak kunjung mendapatkan trofi, bahkan sering gonta-ganti juru taktik.
Menurut Chris Waddle, mantan winger Tottenham, klub London ini butuh manajer yang pas. Sejak mendepak Mauricio Pochettino pada 2019, Spurs sudah mengganti manajer sebanyak tiga kali.
Jose Mourinho dan Nuno Espirito Santo merupakan dua manajer sebelum Conte.
Saat ini manajemen Si Lili Putih dikait-kaitkankan dengan sejumlah nama, seperti Vincent Kompany, Oliver Gasner, dan Marco Silva. Waddle meminta manajemen Spurs harus berhati-hati dalam mencari manajer baru.
’’Mereka membutuhkan manajer yang tepat. Saat ini mereka bermain tanpa gairah,’’ kata Waddle seperti dikutip dari BBC Sport.
Empat laga telah berlalu sejak Conte pergi, tapi performa The Lilywhites tak kunjung membaik.
Harry Kane dan kolega hanya meraih satu kemenangan atas Brighton & Hove Albion, sisanya ditahan imbang Everton, lalu dipukul Bournemouth dan Newcastle. Dua pertandingan ke depan juga sangat berat buat Kane dan kawan-kawan.
Mereka akan menjamu Manchester United pada Jumat (28/4/2023) dini hari WIB. Dua hari kemudian Spurs ditunggu Liverpool di Anfield.(HS)