HALO KENDAL – Kemenangan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Kendal tahun 2019, menempatkan PKB sebagai juara dengan perolehan 117.107 suara, atau unggul 4.948 suara atas PDI Perjuangan Kendal yang meraih 112.159 suara. Sehingga PKB mendapatkan 10 kursi di DPRD Kendal.
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kendal, Muhammad Makmun saat ditemui mengaku sangat bersyukur dengan perolehan suara PKB di Pileg 14 Februari 2024 kemarin.
Menurut Ketua DPRD Kendal tersebut, sesuai dengan ketetapan yang telah diumumkan KPUD Kendal, PKB ditetapkan sebagai partai yang berhasil meraih suara terbanyak dan kursi terbanyak di DPRD Kendal.
“Alhamdulillah di ajang Pileg Februari 2024 kemarin, jumlah kursinya PKB naik menjadi 11 kursi dari yang semula 10 kursi di 2019. Sedangkan untuk jumlah suaranya, suara PKB naik mencapai 20 ribuan suara dari Pileg 2019 lalu,” ujarnya, Minggu (16/6/2024).
Makmun menegaskan, kemenangan yang diraih partai wajib untuk disyukuri. Selain itu, drinya juga mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Kendal yang telah memberikan kepercayaan kepada PKB untuk mengemban amanat di DPRD Kendal.
Pada kesempatan itu dirinya juga membeberkan sejumlah cara yang digunakan dirinya hingga bisa membawa PKB meraih dua kali kemenangan di Pileg. Ia menyebut cara yang digunakan dalam meraih simpati masyarakat tak lain dan tak bukan adalah politik kehadiran di tengah masyarakat.
“Kita selalu menempatkan dan menggembleng kader-kader PKB untuk senantiasa membersamai masyarakat, tidak hanya pada momen menjelang Pemilu saja, tapi day to day seluruh pengurus, anggota dewan, dan kader memaksimalkan perannya membersamai masyarakat,” beber Makmun.
Dia juga mengaku, dengan sengaja menjadikan PKB sebagai wadah atau rujukan masyarakat untuk berkeluh kesah, sehingga pihaknya bisa melakukan pendampingan dan advokasi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Kita berikan pendampingan dan advokasi serta memperjuangkan apa yang menjadi keinginan masyarakat, dan itu kita lakukan terus. Jadi tidak tiba-tiba datang saat menjelang Pemilu saja. Bahkan, saya terus tekankan kepada semua anggota dewan, pengurus dan kader-kader untuk selalu membersamai masyarakat,” ungkap Makmun.
Dia juga sempat menceritakan sekelumit kisahnya terjun ke dunia politik. Pada saat itu, tepatnya di Pemilu 2009 dia maju dalam Pileg sebagai Caleg DPRD Kendal. Namun pada saat itu keberuntungan belum berpihak padanya.
Kegagalan tersebut tak lantas menyurutkan niatnya untuk bisa mengabdi kepada masyarakat melalui PKB. Hal tersebut akhirnya dibuktikan pada Pemilu tahun 2014, di mana Makmun akhirnya terpilih sebagai anggota DPRD Kendal.
“Tahun 2019-2024 adalah periode kedua saya di DPRD Kendal. Dan Alhamdulillah, Pileg 14 Februari 2024 kemarin masih diberikan kepercayaan lagi oleh masyarakat untuk kembali mengemban amanat di DPRD Kendal,” jelasnya.
Sementara itu, terkait dengan Pilkada Kendal 2024 mendatang, Makmun mengaku sedang melakukan peracikan yang tepat dalam menghadapinya. Di mana saat ini pihaknya terus menganalisa tentang sosok kepala daerah yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat.
“Saat ini kita sedang meramu sebuah strategi tentang siapa calon yang benar-benar pantas untuk kita usung di Pilkada Kendal, yang insya-Allah akan digelar 27 November 2024 mendatang. Mesin partai juga sudah kita siapkan lagi, untuk bisa meraih kemenangan di Pilkada,” tandasnya.(HS)