in

Semarang Masuk Musim Pancaroba, Waspadai Hujan Ekstrem hingga Hujan Es 

ilustrasi: Warga menunjukan hujan es di wilayah Tembalang, Kota Semarang, Senin (21/2/2022) pukul 16.00 WIB.  (Dok. BMKG Ahmad Yani Semarang) 

HALO SEMARANG – Peralihan musim hujan ke musim kemarau atau dikenal dengan musim pancaroba saat ini mulai nampak. Salah-satunya di wilayah Kota Semarang.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno mengatakan, dengan melihat kondisi cuaca saat ini, memang sudah berada di musim pancaroba.

Menurutnya salah satu ciri musim pancaroba adalah terjadinya hujan pada siang dan sore, dimana durasi hujan lebih pendek dari musim hujan.

“Sehingga yang wajib diwaspadai saat musim pancaroba adalah hujan lebat secara tiba-tiba yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang atau puting beliung, serta potensi hujan es,” katanya, saat dihubungi Halosemarang.id, Senin (28/3/2022).

Fenomena alam ini, kata dia, terjadi karena pada musim pancaroba pagi hingga siang hari terjadi pemanasan sangat tinggi dengan udara yang masih lembab, sehingga pembentukkan awan konvektif atau cumulonimbus menjadi sangat besar.

“Awan cumulonimbus ini yang dapat menyebabkan hujan lebat secara tiba-tiba, angin kencang atau puting beliung, serta terjadi hujan es,” paparnya.

Dia mengimbau pada bulan Maret dan April ini masyarakat harus tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi.

“Begitu juga, masih ada potensi banjir, longsor terutama angin kencang atau puting beliung serta hujan es,” imbuhnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau tahun ini di wilayah Jawa Tengah mundur dari kondisi normal, umumnya akan terjadi bulan Mei 2022.

Sedangkan untuk awal musim kemarau tahun ini paling awal akan terjadi pada bulan April Dasarian 1 atau awal April ini. Sementara itu, untuk awal musim kemarau tahun 2022 paling akhir terjadi pada bulan Juli Dasarian I atau awal Juli tahun 2022 mendatang. (HS-06)

Minimarket Modern di Kendal Dibobol Maling, Uang Rp 60 Juta dan Rokok Raib

Sambut Bulan Ramadhan, Ratusan Warga Desa Sarirejo Ikuti Ziarah Makam Kiai Guru di Jabal