in

Sekelumit Cerita Keluarga Sebelum Memperoleh Kabar Meninggaknya Brigpol Setyo Herlambang

Karangan bunga dari Kapolda Kalatara yang masih terpampang di rumah duka almarhum Brigpol Herlambang, di Desa Sumberagung Weleri, Kendal.

HALO KENDAL – Kabar meninggalnya Brigadir Polisi (Brigpol) Setyo Herlambang di tempat tugasnya di Polda Kalimantan Utara (Kaltara) sempat membuat kaget keluarganya yang tinggal di Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kendal.

Pasalnya, anggota Banit II Subden I Den Gegana Satbrimobda Kaltara tersebut, sempat menelpon istrinya sebelum dikabarkan meninggal dunia.

Almarhum adalah putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Sutarto dan Sri Sayekti yang merupakan satu-satunya anak laki-laki. Almarhum memiliki satu anak berusia tiga tahun, dan saat ini sang istri sedang mengandung anak kedua dengan usia kandungan delapan bulan.

Ibu almarhum, Sri Sayekti mengungkapkan, dia mendapat kabar putranya meninggal dunia pada Jumat (22/9/2023) sekira pukul 13.00 WIB.

Dirinya juga menyebut, berdasarkan dari cerita istri almarhum, Wahyu Devi Fatmasari, sebelum salat Jumat atau sekira pukul 10.30 WIB sempat menerima telepon dari suaminya.

“Ya kami kaget, karena sebelum salat Jumat almarhum sempat telepon istrinya, tapi tahu-tahu setelah Jumatan sekitar pukul 13.00 WIB mendapat kabar sudah meninggal dunia,” ungkapnya, Minggu (24/9/2023).

Hal itu juga diperkuat dengan keterangan mertua almarhum, Ahmad Asrori, yang juga mengaku sebelum salat Jumat, almarhum sempat menelpon istrinya, dan menanyakan tentang rencana kelahiran anak keduanya.

Diceritakan, pada hari Jumat (22/9/2023), almarhum masih video call-an dengan istrinya, dan minta operasi sesar dilakukan pada tanggal 23 Oktober 2023. Selain itu juga diminta untuk mencarikan hari pasaran yang bagus. Bahkan menurutnya almarhum sempat minta dibersihkan kamarnya.

“Terus almarhum mengirim tiga hari pasaran dan saya carikan Senin Pahing, almarhum setuju. Berarti nanti dirinya pulang hari Sabtu sebelum Senin itu. Lah ternyata pulangnya malah Sabtu ini,” ungkap Asrori.

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigpol Setyo Herlambang merupakan ajudan melekat Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Daniel Adityajaya.

Dugaan sementara meninggalnya ajudan tersebut akibat kelalaian saat membersihkan senapan di kamar dinasnya, sehingga diduga mencelakakan dirinya sendiri.(HS)

Wali Kota Semarang Kawal Langsung Proses Water Bomb Guna Pemadaman Kebakaran di TPA Jatibarang

Utamakan Anak Didik Rossi