in

Sejarah, Perenang asal Yogyakarta Tampil di Kejuaraan Dunia Yunior

HALO SPORT – Atlet renang artistik asal Yogyakarta, Nabilah Umarella, mendapat kesempatan menambah pengalaman dan jam terbang saat mengikuti FINA World Junior Artistic Swimming Championships 2022 di Quebec, Kanada. Ini untuk kali pertama perenang muda Indonesia tampil di kejuaraan dunia yunior yang berlangsung mulai 23 Agustus sampai 27 Agustus 2022.

Nabilah mencatat rekor karena menjadi perenang Indonesia pertama yang berlaga di kejuaraan tingkat dunia untuk level yunior ini. Perenang berusia 17 ini telah memenuhi kualifikasi yang ditentukan PB PRSI sehingga mendapat kesempatan mewakili Indonesia di Quebec.

Ketua Umum Pengda PRSI DIY Maryanto menuturkan keikutsertaan Nabilah dalam kejuaraan FINA World Junior Artistic Swimming Championships merupakan salah satu upaya menjalankan Long Term Athlete Development pada cabang renang artistik. Dirinya berharap penampilan pelajar home schooling ini mampu memotivasi 25 atlet renang artistik DIY untuk meraih prestasi lebih tinggi.

“Pengda PRSI bangga dan mendukung Nabilah untuk mencari pengalaman dengan mengikuti kejuaraan dunia yunior. Apalagi, dia menjadi atlet pertama dari Indonesia yang tampil di kejuaraan level yunio,” kata Maryanto di Yogyakarta, Jumat (19/8/2022).

“Namun harus diakui persaingan di kejuaraan dunia tentu sangat ketat. Saya berharap keikutsertaan di kejuaraan ini bisa membuka wawasan dia,” kata Maryanto.

Pelatih Rosa Palmastuti yang mendampingi atletnya memprediksi Nabilah harus berjuang ekstrakeras menghadapi persaingan yang ketat. Pasalnya, dia menghadapi perenang dunia yang banyak di antaranya sudah tampil di level senior.

“Tidak mudah menghadapi persaingan di kejuaraan dunia yunior. Mereka yang tampil di Quebec adalah para atlet yang sudah tampil di Olimpiade. Meski masih yunior mereka sudah tampil di level senior. Bila mampu masuk final saja itu sudah menjadi prestasi yang luar biasa. Saya berharap dia mendapatkan pengalaman berharga dari kejuaraan itu,” kata Rosa.

Keikutsertaan Nabilah di kejuaraan dunia tidak terlepas dari dukungan orangtua dan pelatih serta klub JAQ, tempat dia bernaung. Selain itu support diberikan PB PRSI, KONI DIY, dan Pengda PRSI DIY, serta Pemerintah Kabupaten Sleman, dalam hal ini wakil bupati Kabupaten Sleman, Dispora Kabupaten Sleman dan Pengkab PRSI Sleman. Kontingen renang artistik ini juga mendapat dukungan dari JNE, KPTI, Hermina Group, dan Eiger Adventure.

“Peran orangtua memang sangat penting, terutama yang aktif mendorong anaknya. Bahkan peran orangtua itu bisa mencapai 50 persen. Setelah itu baru pelatih dan atlet itu sendiri. Jadi kami mendukung sepenuhnya Nabilah. Dukungan ini tidak lagi 100 persen tetapi 150 persen,” kata Maryanto memungkasi.(HS)

Bangun Kepedulian, Dinas Lingkungan Hidup Kendal Launching “Sapu Sampah”

Wujudkan Kota Ramah Disabilitas, Pemkot Semarang Luncurkan Kartu BRT Khusus