HALO SEMARANG – Komitmen PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) untuk terus meningkatkan kualitas siswa-siswi SMK binaan memang tidak perlu diragukan lagi. Sebagai salah satu pabrikan terbesar otomotif roda dua di Indonesia dan bahkan di dunia, Yamaha telah menjalin kerjasama dengan ribuan SMK di seluruh Indonesia, demikian pula di Provinsi Jawa Tengah.
Tidak hanya sebatas memberikan atau mendonasikan mesin sepeda motor, termasuk mesin sepeda motor dengan teknologi terbaru, Yamaha secara berkala juga menggelar kontes bagi siswa-siswa di SMK binaan tersebut.
“Jadi ajang SMK Skill Contest ini kami gunakan sebagai salah satu sarana untuk terus menjalin komunikasi antara Yamaha dengan SMK binaan. Ajang ini sekaligus untuk mengukur seberapa besar pemahaman siswa terhadap kemampuannya untuk menyelesaikan problem apabila sepeda motor tersebut mengalami kendala,” jelas Tigor Yudha Perkasa, Koordinator After Sales Departemenrt PT YIMM DDS 3 Semarang di sela-sela event SMK Skill Contest yang dilaksanakan di Yamaha FSS Semarang, baru-baru ini.
Ditambahkan Tigor, SMK Skill Contest 2025 kali ini diikuti oleh sebanyak 71 siswa yang terdiri dari 71 SMK binaan Yamaha yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DIY, artinya satu SMK hanya bisa mengirimkan satu siswa terbaiknya untuk mengikuti kontes ini. Secara garis besar, dari ke 71 siswa tersebut dibagi menjadi tiga grade, SMK Grade A, B dan C. Pada SMK Grade A terdapat 9 peserta, SMK Grade B terdapat 33 peserta dan SMK Grade C terdapat 29 peserta.
Dari semua peserta lomba tersebut, jelas Tigor, semua peserta wajib mengikuti tes teori penyisihan yang terdiri dari materi teknik sepeda motor dan teknologi Yamaha. “Dari tes ini, masing-masing diambil enam pemenang,” imbuh Tigor.
Untuk SMK Grade A, peserta yang lolos akan mengikuti materi tes berikutnya, yakni Troubleshooting. Sedangkan untuk siswa SMK Grade B akan lanjut pada sesi materi berikutnya, yakni Servis Berkala dan Pengukuran Cylinder Body Assy. Demikian juga untuk peserta yang masuk kategori SMK Grade C, juga akan melanjutkan sesi lomba dengan materi Servis Berkala dan Pengukuran Ignition Coil dan Cap Busi.
“SMK Skill Contest kali ini tidak hanya siswa yang kami lombakan, tetapi para guru pendamping sekolah juga ikut kami lombakan. Namun untuk guru pendamping, kami hanya mengambil peserta dari SMK Grade A,” pungkas Tigor.
Berikut daftar pemenang Yamaha SMK Skill Contest Regional DDS 3 tahun 2025:
-Juara 1 SMK grade A, Arif Verdiansah
(SMK Bunda Satria Wangon Banyumas)
-Juara 2 SMK grade A, Zilan Raditiya (SMK Islamiyah Adiwerna Tegal)
-Juara 3 SMK grade A, M. Alfin Oktavio Pratama (SMK NU Ma’arif Kudus)
-Best Teacher, grade A, Arif Nur Rohmad, S.Pd (SMK Muhammadiyah 4 Boyolali)
-Best SMK, grade A (SMK Bunda Satria Wangon Banyumas)
-Juara 1 SMK grade B, Razzan Chesta Al Fahrizi (SMK N 1 Puhpelem)
-Juara 2 SMK grade B, Raihan Erviansyah (SMK N 2 Purwodadi)
-Juara 3 SMK grade B, Ahmad Abdul Aziz
(SMK N 2 Pengasih)
-Juara 1 SMK grade C, Muhammad Akbar Hidayatullah (SMK Karya Nugraha Boyolali)
-Juara 2 SMK grade C, Adi Bagus (SMK N 1 Sukoharjo Wonosobo)
-Juara 3 SMK grade C, Muhammad Fahny Thabarani (SMK Pancasila 3 Baturetno). (HS-06)