HALO SEMARANG – Satgas Yonif 741 / GN Pos Lookeu, bersama Satgas Catur Bais TNI, Unit Inteldim 1605/Belu dan Staf P2 Bea Cukai Atambua, menggagalkan penyelundupan 14 ball pakaian bekas (Ball Press), di Jembatan Lookeu, Dusun Dubasa, Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, baru-baru ini.
Berdasarkan informasi yang diterima anggota Unit Inteldim 1605/Belu, bahwa akan ada pengiriman ballpres di dekat jembatan Lookeu.
Informasi itu segera dilaporkan ke Komandan Unit Inteldim 1605/Belu, yang kemudian berkoordinasi dengan Danpos Lookeu Satgas Yonif 741/GN Sertu Lalu Panji.
Informasi itu juga dilaporkan kepada Komandan SSK III Lettu Inf Jhoni Rianando, untuk menuju lokasi dengan membawa anggota, guna melakukan pengecekan.
Bersama Tim gabungan Satgas Catur Bais TNI, Komandan Unit Inteldim 1605/Belu dan Staf P2 Bea Cukai Atambua, Satgas Pos Lookeu melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi, hingga melihat belasan orang berlarian masuk ke arah Timor Leste.
Tim juga menemukan 14 ballpres pakaian bekas / rombengan, di antaranya 13 ball women’ cotton blouse A10 dan 1 ball hoodie wear yang akan diselundupkan masuk ke Indonesia.
Barang bukti penyelundupan ini diangkut menggunakan mobil anggota Unit Inteldim 1605/Belu, kemudian Tim bersama-sama menuju Pos Lookeu untuk mengamankan barang bukti.
Selanjutnya Danki SSK III Lettu Inf Jhoni Rianando melaporkan kejadian tersebut kepada Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 741/GN Letkol Inf Sy Gafur Thalib.
Letkol Inf Sy Gafur Thalib selaku Dansatgas Yonif 741/GN memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan pengagalan penyelundupan di perbatasan.
“Terus tingkatkan kewaspadaan dan terus laksanakan patroli di sekitar Pos yang diduga sebagai jalur ilegal, kita harus berkomitmen penuh untuk memutus rantai penyelundupan di wilayah perbatasan,” kata Dansatgas, seperti dirilis tni.mil.id. (HS-08)