HALO KENDAL – Dalam rangka pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Badan Pusat Statistik (BPS) Kendal melakukan pendataan kepada para tuna wisma yang ada di sekitar Kota Kendal, Sabtu malam (29/10/2022).
Kegiatan regsosek juga melibatkan anggota Satpol PP dan Dinas Sosial Kendal, dengan melakukan penelusuran tempat-tempat yang biasanya digunakan untuk istirahat tuna wisma atau orang gelandang, yakni di pasar, emperan toko, halte dan di tempat lainnya.
Dalam kegiatan regsosek malam tersebut, petugas menemukan tiga tuna wisma yang sedang tidur di emperan toko dan di halte bus.
Petugas pun melakukan pendataan terhadap tiga tuna wisma tersebut. Sedangkan di tempat lain, seperti pasar dan stadion tidak ditemukan seorang pun tuna wisma.
Kepala BPS Kendal, Ummi Hastuti mengatakan, pendataan Regsosek harus menyasar seluruh rumah. Pendataan di jalanan juga dilakukan, sehingga semua keluarga yang berada di wilayah Kabupaten Kendal semuanya terdata.
“Malam hari ini, petugas menyebar di tiga wilayah. Yakni Pantura Kendal, wilayah Kecamatan Sukorejo dan wilayah Kecamatan Boja,” terangnya, Senin (31/10/2022).
Ummi menjelaskan, dalam pendataan Regsosek malam hari terhadap tuna wisma, petugas BPS dibantu anggota dari Satpol PP untuk pengamanan.
Sedangkan dari Dinas Sosial membantu mendampingi ketika melakukan wawancara pendataan kepada para tuna wisma.
“Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP untuk pendataan Regsosek terhadap para tuna wisma, supaya berjalan lancar dan aman,” jelas Ummi.
Sebelumnya, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kendal, Joko Hartoto mengatakan, pihak Dinsos hanya membantu pendataan Regsosek terhadap para tuna wisma termasuk ODGJ atau Orang Dengan Gangguan Jiwa.
“Kami dari Dinas Sosial, hanya mendampingi petugas Regsosek saja. Supaya pendataan Regsosek terhadap para gelandangan berjalan lancar,” ujarnya. (HS-06)