in

Sambut HUT ke-479 Kota Semarang, Imigrasi Hadirkan Layanan Paspor Keliling “Si Semar Paling Paten”

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-479 Semarang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang menggelar program “Si Semar Paling Paten” (Imigrasi Semarang Paspor Keliling Kota dan Kabupaten) di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada Jumat (25/4/2026).

HALO SEMARANG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-479 Semarang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang kembali menghadirkan inovasi layanan publik melalui program “Si Semar Paling Paten” (Imigrasi Semarang Paspor Keliling Kota dan Kabupaten). Program ini digelar di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang pada Jumat (25/4/2026), sebagai upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Layanan paspor keliling ini menjadi tindak lanjut arahan pimpinan Kantor Imigrasi Semarang untuk memberikan kemudahan akses, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu atau jarak menuju kantor imigrasi.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan disambut antusias masyarakat. Tercatat sebanyak 15 pemohon terlayani, terdiri dari 9 permohonan paspor baru, 5 penggantian paspor, serta 1 layanan konsultasi keimigrasian.

Kepala Bidang Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Semarang, Putu Agus Eka Putra, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Pelayanan dapat terlaksana dengan baik berkat kesiapan petugas dan koordinasi yang efektif di lapangan. Ini menjadi bukti bahwa inovasi Si Semar Paling Paten mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, mudah, dan efisien,” ujarnya.

Ia menambahkan, profesionalisme petugas menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan, sekaligus memastikan kenyamanan masyarakat selama proses pengurusan dokumen.

Salah satu pemohon, Silvia Fitra Dewi, mengaku terbantu dengan hadirnya layanan paspor keliling di wilayahnya.

“Saya sangat puas. Layanan ini memudahkan, apalagi bagi yang baru pertama kali membuat paspor dan tidak perlu jauh-jauh ke kantor imigrasi,” ungkapnya.

Program “Si Semar Paling Paten” diharapkan terus menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Semarang dan sekitarnya, sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih dekat, responsif, dan humanis.(HS)

Kejurnas Karate Piala Wira Adhyaksa 2026 Digelar di Semarang, Jadi Ajang Asah Mental Atlet Menuju Level Internasional

Bagaimana Pemegang BTC dan XRP Dapat Menghasilkan Lebih dari 10.000 Dolar AS per Bulan Sebagai Pendapatan Pasif Melalui FTMining