in

Rumah Huni di Lamper Semarang Ludes Terbakar, Diduga Korseleting Listrik

Kebakaran rumah di Lamper Tengah Raya Semarang ludes terbakar, Selasa (15/6/2025).

HALO SEMARANG – Sebuah rumah huni di Lamper Tengah Raya Kota Semarang ludes terbakar, Selasa (15/6/2025). Diduga peristiwa itu terjadi karena korseleting listrik.

Kejadian itu terjadi pada pukul 11.00 WIB. Kobaran api yang membesar nyaris membuat rumah huni di sekitarnya ikut terbakar.

Meski api membesar, pada pukul 11.50 WIB kebakaran berhasil dipadamkan. Rumah huni tersebut menyisakan puing-puing bangunan.

Pemilik rumah, Asiati mengaku kejadian terjadi begitu cepat. Diirinya sempat mendengar adanya suara ledakan di rumahnya.

“Saya mendengar letusan berbunyi “bluk” lalu api sudah membesar,” ujarnya.

Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. “Rumah kosong pada keluar semua,” terangnya.

Untuk titik kebakaran itu tepat berada di rumah tinggal Lasiati yang berpunggungan langsung dengan rumah lain. Usai kebakaran rumah di belakang yang lebih tinggi itu tampak memiliki bekas kebakaran berupa dinding gosong, kaca pecah, serta mesin ac yang hangus.

Sementara warung degan dan nasi padang yang berada di depan rumah tidak ikut terbakar lantaran pemadam kebakaran sudah lebih dulu sigap mencegah api merembet ke tempat lain.

Di sisi lain, saksi mata yang merupakan seorang tetangga, Jujuk (70) menerangkan mengetahui kejadian itu setelah melihat ada kepulan asap yang disusul api meninggi. Dia sempat panik karena rumahnya hanya dua langkah dari rumah Asiati.

Ketika melihat api membumbung tinggi, Jujuk mengevakuasi beberapa barang penting dan memperingatkan warga lain.

“Saya lari tolong-tolong tapi belum pada ke sini. Lalu saya amankan berbagai surat-surat penting milik anak-anak saya,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Semarang Selatan, Ronny Tjahjo mengatakan, dugaan kebakaran karena korseleting listrik.

“Korban kebakaran milik Hantoro yang rumah habis ludes dan Hadi Pranoto yang terkena rembetan kebakaran, samping rumah yang terkena kebakaran. Dugaan sementara korseleting listrik,” tandasnya. (HS-06)

DPRD dan Pemkot Semarang Tandatangani RPKUA dan RPPAS

Pemprov Jateng Alokasikan Hampir Rp 23 Miliar untuk Membiayai 6.470 Penghuni 57 Panti