in

Rilis Scimago, Jurnal UIN Salatiga Peringkat Satu Dunia Bidang Religious Studies

UIN Salatiga. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SALATIGA – Jurnal ilmiah milik Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, berhasil menjadi yang terbaik di dunia, dalam bidang studi agama versi Scimago Journal Rank (SJR).

Capaian ini diraih melalui jurnal Ijtihad yang dikelola UIN Salatiga, yang menempati peringkat pertama dunia dalam kategori Religious Studies.

Prestasi ini menempatkan UIN Salatiga di jajaran teratas akademik global, melampaui berbagai institusi internasional.

Rektor UIN Salatiga Zakiyuddin Baidhawy, menyampaikan capaian ini sebagai prestasi besar bagi dunia akademik Indonesia.

“Kabar bahwa jurnal terbaik pertama dunia di bidang Religious Studies bersemayam di UIN Salatiga adalah ledakan prestasi yang mengguncang peta akademik global. Ditambah dengan konsistensi IJIMS yang bertahan di Q1 sejak 2018 hingga 2025, ini bukan sekadar capaian, melainkan deklarasi bahwa keilmuan Islam Indonesia mampu memimpin wacana dunia dengan otoritas intelektual dan visi peradaban,” ujar Zakiyuddin Baidhawy, Kamis (16/4/2026), seperti dirilis kemenag.go.id.

Selain Ijtihad, jurnal lain yang dikelola UIN Salatiga, yakni Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), juga mencatat capaian konsisten di tingkat global.

IJIMS tercatat bertahan di peringkat Q1 selama delapan tahun berturut-turut sejak 2018 hingga 2025.

Menurut Zakiyuddin Baidhawy, capaian ini juga menunjukkan adanya perubahan dalam peta studi keagamaan dunia.

“Dari Salatiga, gema keunggulan itu memancar, menegaskan bahwa pusat gravitasi studi keagamaan kini tak lagi tunggal. Ia telah bergeser menjadi lebih inklusif, lebih progresif, dan berakar kuat pada tradisi keilmuan yang hidup,” jelasnya.

Zakiyuddin Baidhawy berharap capaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi sivitas akademika, khususnya di lingkungan PTKIN dan perguruan tinggi Indonesia, untuk terus meningkatkan kualitas riset di tingkat internasional.

“Dengan dua jurnal kelas dunia ini, UIN Salatiga semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama kajian keagamaan dunia yang memadukan kedalaman tradisi dengan kemajuan metodologi modern,” lanjutnya.

Berdasarkan data Scimago Journal Rank, jurnal Ijtihad mencatat indeks 1,515 dan berada di kuartil tertinggi (Q1), didukung oleh konsistensi publikasi riset berkualitas serta dampak sitasi yang luas di bidang studi agama. (HS-08)

 

 

Erika Richardo Jadikan Kereta hingga Pesawat Kanvas Lukisan

Indonesia Masuki Era Masyarakat Menua, Kemnaker Ajak Dunia Usaha Perluas Akses Kerja Lansia